Komisi II DPR Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Daerah Otonomi Baru

Foto/Ist

MERAUKE – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Indrajaya mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah otonomi baru (DOB), khususnya di Provinsi Papua Selatan.

Infrastruktur sangat penting agar pemerintahan bisa berjalan dengan baik.

Untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan lancar, Indrajaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua Selatan di Merauke, Jumat (24/10/25).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur di daerah otonomi baru (DOB) Papua Selatan berjalan sesuai rencana.

Dalam peninjauannya, Indrajaya memantau langsung progres pembangunan yang telah mencapai 80,5 persen.

Ia juga menerima laporan dari pihak pelaksana proyek bahwa seluruh material konstruksi telah tiba di Merauke dan akan siap digunakan sepenuhnya pada awal November.

Dengan perkembangan tersebut, pembangunan Kantor Gubernur Papua Selatan ditargetkan rampung 100 persen pada 13 atau 14 Desember 2025.

“Pembangunan infrastruktur di daerah otonomi baru seperti Papua Selatan ini sangat penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Saya mendorong agar semua pihak menjaga komitmen, baik dari segi kualitas maupun waktu penyelesaian,” ujar Indrajaya di sela-sela sidak.

Politisi PKB asal Dapil Papua Selatan tersebut menegaskan, kehadiran infrastruktur pemerintahan yang memadai menjadi kunci dalam mempercepat implementasi otonomi daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan Papua.

“Kita ingin melihat Papua Selatan benar-benar siap beroperasi secara penuh sebagai provinsi baru. Pemerintah pusat harus memastikan dukungan anggaran dan pendampingan teknis berjalan optimal,” tambahnya.

Indrajaya juga mengapresiasi kerja keras para pekerja dan pemerintah daerah yang telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam waktu relatif singkat.

Ia berharap proyek ini menjadi contoh bagi daerah otonomi baru lainnya di Tanah Papua.

Related posts

Kekerasan Seksual Masih Jadi Ancaman Anak Indonesia, Komisi VIII Minta Pemerintah Permudah Sistem Pelaporan

Polsri Gelar Pelatihan Budikdamber bagi Lansia di Desa Pulau Harapan

Kolaborasi Unik Ekonomi Kreatif dan Gaya Hidup Sehat, The Virgin Siap Meriahkan Panggung LokaryaFest 2026