Home Sport Debut di Multievent Internasional, Leonardo Adventino Geovani Raih Medali Perak

Debut di Multievent Internasional, Leonardo Adventino Geovani Raih Medali Perak

by Slyika

RIYADH – Leonardo Adventino Geovani meraih medali perak untuk snatch kelas 65 kg. Leon memulai angkatannya dengan angkatan 131 kg, kemudian naik ke 135 kg di angkatan kedua dan 139 kg di angkatan snatch terakhirnya.

Catatan ini membuat Leon berhasil berada di bawah lifter Turki Muhammed Furkan Ozbek yang berhasil mengangkat 149 kg untuk snatch.

Sementara perunggu direbut lifter Uzbekistan Adkhamjon Ergashev dengan 134 kg.

Buat Leon, Islamic Solidarity Games 2025 merupakan multievent pertama yang diikutinya.

Ia menyebut baru masuk pelatnas angkat besi sejak Juni lalu dan ini jadi kesempatan untuk lifter 21 tahun ini membuktikan kemampuannya.

“Puji Tuhan saya masih dikasih rezeki dapat medali perak di snatch. Ini penampilan pertama saya di multievent internasional, jadi perak ini medali pertama saya juga. Lawan saya senior semua, ada juara dunia kemarin di Norwegia. Ke depannya saya harus terus perbaiki penampilan saya, semoga hasil baik nanti juga datang buat saya,” ujar Leon yang tak kuasa menahan rasa bahagianya.

Lanjut di angkatan clean and jerak, Leon yang masih berusia 19 tahun itu sukses di percobaan pertama dengan 163 kg.

Sayang, ia gagal di angkatan kedua dan ketiga dengan beban 167 kg dan memastikan lifter Uzbekistan, Ergashev yang mengagkat 170 kg berhak atas medali emas untuk clean and jerk, Furkan dari Turki berhak atas perak dengan 170 kg dan perunggu direbut lifter tuan rumah Seraj Al-Saleem dengan 169 kg.

Pelatih angkat besi Indonesia Hadi Wihardja mengaku cukup bangga dengan hasilb yang didapatkan Leon kali ini.

Bahkan, ia menyebut Leon sudah mampu mendekati catatan angkatan snatch yang dimiliki Muhammed Furkan Ozbek, juara dunia kelas 60 kg dengan selisih hanya satu kilogram.

“Untuk di snatch saya akui dia sudah layak dapat bintang, karena angkatannya sudah bisa mendekati juara dunia, hanya selisih satu kilogram. Tapi untuk clean and jerk dia harus bisa mengatur diri dan angkatannya supaya bisa lebih baik lagi. Buktikan apa yang di latihan bisa kamu tampilkan di pertandingan,” ungkap Hadi menjelaskan.

Sedangkan untuk total angkatan kelas 65 kg Islamic Solidarity Games 2025, medali emas diraih Turki lewat 310 kg, perak Uzbekistan 304 kg dan perunggu dibawa tuan rumah Arab Saudi dengan total 303 kg.

Sementara itu, dari kelas 58 kg putri angkat besi Islamic Solidarity Games 2025, lifter Tim Indonesia Amel Candra Novitasari menempati peringkat keempat dengan catatan angkatan snatch 82 kg, clean and jerk 100kg dan total 182 kg.

Tambahan perak dari Leon membuat Tim Indonesia sementara mengoleksi tiga medali emas dan delapan medali perak sampai di hari ketiga gelaran Islamic Solidarity Games 2025.

Tim renang Indonesia menurunkan sembilan atlet pada 6th Islamic Solidarity Games 2025.

Partisipasi ini mendapat dukungan penuh dari para sponsor resmi Mills, BAIC Indonesia, Aice, Kings Travel, TikTok, Perumnas, dan SVRG.

You may also like

Leave a Comment