OECUSSE – Musikus Timor Leste Abio Salsinha, membagikan kisah perjalanan berkesan, mulai dari tampil sebagai bintang tamu di program televisi Crescendo hingga mendampingi tokoh nasional sekaligus Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao, dalam kunjungan kerja ke berbagai pelosok daerah.
Abio mengungkapkan, dirinya diundang oleh RTTL (Radio Televisao Timor Leste) untuk tampil dalam program Kresendo, sebuah acara musik televisi yang menurutnya memiliki konsep serupa dengan program populer di Indonesia seperti Inbox.
Dalam kesempatan tersebut, Abio membawakan tiga lagu berjudul Ketelokan, KTM Koalia Tok Mai, dan Takadalan, yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
“Setelah tampil di Crescendo, saya kembali dipercaya RTTL untuk hadir sebagai bintang tamu. Respons masyarakat sangat luar biasa,” ujar Abio.
Usai tampil di televisi, Abio langsung bertolak ke Oecusse untuk mendampingi Xanana Gusmao dalam agenda dialog bersama masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Xanana bersama rombongan turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi warga serta membenahi berbagai persoalan pekerjaan di wilayah WKI.
Menurut Abio, kehadiran Xanana Gusmao disambut dengan antusiasme tinggi, terutama oleh masyarakat pedesaan.
Warga yang selama ini hanya melihat sosok Xanana melalui layar televisi merasa bahagia karena dapat bertemu langsung dengan pemimpin yang dikenal rendah hati tersebut.
“Beliau bertemu dengan siapa saja, mulai dari orang tua hingga anak-anak sekolah. Bahkan ikut makan bersama anak-anak dengan makanan seadanya,” tutur Abio.
Meski hujan dan kondisi lapangan tidak selalu mudah, Xanana tetap menunjukkan semangat yang luar biasa.
Di usianya yang telah menginjak 79 tahun dan akan genap 80 tahun pada Juni mendatang, ia masih aktif berjalan menyusuri desa-desa tanpa mengeluh kelelahan.
Dalam rangkaian kunjungan itu, Xanana juga memberikan bantuan sukarela kepada salah satu gereja, termasuk penyerahan salib serta donasi sebesar 2.000 dengan penuh keikhlasan.
Selama lima hari berada di Oecusse, Abio menyaksikan secara langsung pesan kuat yang selalu ditekankan Xanana, yakni pentingnya persatuan dan kerja keras dalam membangun daerah.
Ia juga mengingatkan para pejabat agar tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi turun langsung ke lapangan untuk merasakan kehidupan masyarakat hingga ke pelosok.
“Pemimpin harus tahu penderitaan rakyat secara langsung, bukan hanya duduk di ruangan ber-AC,” kata Abio menirukan pesan Xanana.
Selain fokus pada pembangunan, rombongan juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda dengan menyerahkan perlengkapan olahraga, seperti bola dan kostum sepak bola serta voli, guna mendukung pengembangan bakat pemuda-pemudi setempat.
Abio menegaskan, generasi muda Timor Leste harus berani mengekspresikan talenta yang dimiliki, baik di bidang musik, olahraga, maupun bidang lainnya, tanpa menunggu promosi dari pihak luar.
“Kita harus membangun negara ini dengan talenta kita sendiri,” ujarnya.
Di akhir kisahnya, Abio menyampaikan rasa syukur karena dipercaya mendampingi Xanana Gusmao dalam berbagai kegiatan.
Meski merasa perannya kecil, ia mengaku bahagia bisa belajar langsung dari sosok pemimpin yang penuh karisma dan kerendahan hati.
