SINGAPURA – Brand Ardalano Fashion Designer kembali mengukuhkan eksistensinya di kancah mode internasional dengan tampil dalam ajang Singapore Heritage Fashion Show 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ardalano menghadirkan 12 koleksi busana bertema “FlowGlam”, yang menggambarkan keindahan gaun dengan sentuhan unik, elegan, dan penuh kemewahan.
“Tema FlowGlam ini saya angkat sebagai representasi keindahan gown yang mengalir dengan karakter kuat, glamour, namun tetap artistik,” ujar Ardalano seusai peragaan busana di Singapura, seperti rilis yang diterima beritain.com, Kamis (22/1/26).
Dari Indonesia, tercatat ada empat desainer yang turut ambil bagian dalam ajang prestisius tersebut.
Kehadiran Ardalano bersama para desainer Tanah Air lainnya menjadi bukti bahwa karya mode Indonesia mampu bersaing dan mendapat tempat di panggung internasional.
Brand Ardalano Fashion Designer sendiri telah berdiri sejak tahun 2017 dan aktif mengikuti berbagai pergelaran fashion, baik nasional maupun internasional.
Sejumlah karya Ardalano juga telah dikenakan oleh artis ternama Indonesia hingga mancanegara, di antaranya Ayu Ting Ting, Via Vallen, Tiara Andini, Rina Nose, Rita Sugiarto, Iis Dahlia, hingga artis Singapura Rosalina Musa, penyanyi Malaysia Babyshima, dan Miss Grand Hongkong Chan Mei To.
Dalam perjalanan kariernya, Ardalano juga telah tampil di berbagai fashion show bergengsi seperti Bangkok City International Fashion Week, Hongkong Fashion Week, Fashion Show Anniversary RTHK (Radio Televisi Hongkong), MUFFEST (Muslim Fashion Festival), Surabaya Fashion Parade, serta Malang Fashion Week.
Mengenang pengalamannya di Singapura, Ardalano mengungkapkan salah satu momen paling menantang adalah keterbatasan waktu persiapan.
“Kami hanya diberi waktu sekitar tiga jam untuk make up dan pergantian busana para model sebelum tampil di runway. Itu benar-benar menguji profesionalisme dan kerja tim,” tuturnya.
Ke depan, Ardalano telah menyiapkan konsep baru yang tetap mengangkat identitas Indonesia.
“Saya akan membuat koleksi dress dengan kombinasi kain wastra nusantara, agar kekayaan tekstil Indonesia bisa terus diangkat dalam balutan desain modern dan elegan,” pungkasnya.
