BERITAIND.COM, JAKARTA – Ajang Mermaid and Merman Indonesia 2026 yang diselenggarakan Yayasan El John Indonesia dan El John Pageants menghadirkan inovasi baru dalam dunia pageant dengan menggabungkan olahraga mermaiding dan kompetisi kecantikan.
Salah satu agenda yang wajib dilakukan oleh para finalis adalah “wet performance” atau penampilan bawah air yang digelar, Kamis (23/4/2026) di Hotel Borobudur, Jakarta.
Wet performance mengusung tema “The Spirit of the Archipelago: A Tribute to Earth Day”yang terinspirasi dari kekayaan Indonesia sebagai negara kepulauan.
Tema ini memberikan ruang bagi para finalis untuk mengeksplorasi keindahan budaya dan laut Nusantara melalui penilaian.
General Manager El John Pageants Bagas S Siregar menegaskan, konsep ini menjadi bagian krusial dalam proses penilaian para finalis.
Wet performance merupakan tahap prejudging yang memiliki bobot penilaian hingga 50 persen.
Dalam sesi ini, seluruh finalis diwajibkan menampilkan kemampuan mereka di bawah air dengan mengombinasikan teknik, koreografi, serta ekspresi artistik.
“Para finalis akan menunjukkan skill mereka underwater, bukan sekadar hobi, tetapi teknik yang benar-benar harus dikuasai,” ucapnya.
Dalam pelaksanaannya, para finalis akan melakukan penampilan di bawah air selama maksimal lima menit dengan menggunakan kostum ekor (tail).
Para finalis juga wajib memiliki sertifikasi kemampuan underwater, serta memiliki kondisi kesehatan yang prima.
“Penilaian itu bukan hanya teknik saja,tapi juga bagaimana merekamemadukan gerakan dengan musik, kostum, dan persona mereka. Semua itu akan digabungkan dalam satu kesatuan penilaian,” jelasnya.
Ia menambahkan, konsep ini menjadi sesuatu yang baru di Indonesia karena mengintegrasikan olahraga mermaiding dengan dunia pageantry dengan melibatkan tim profesional, termasuk juri
dan tim keamanan.
“Mermaid and Merman Indonesia ini melibatkan kekuatan fisik, kesehatan, dan profesionalitas, bahkan sudah menjadi industri yang menciptakan peluang ekonomi,” pungkasnya.
Beberapa sektor yang terdampak seperti pengrajin kostum, pembuat ekor(tail), makeup artist, hingga penyedia perlengkapan profesional seperti fins dan monofins.
Melalui agenda wet performance ini, Bagas berharap ajang bergengsi Mermaid and Merman
Indonesia 2026 dapat menjadi inspirasi sekaligus membuka wawasan masyarakat tentang potensi
besar laut Indonesia.
“Harapannya ini bisa menjadi gaung besar bahwa Indonesia kaya akan keindahan laut dan juga
tanggung jawab untuk menjaganya,” pungkasnya.