PBSI Sambut Baik Rencana Penganggaran Multiyears, Perkuat Pembinaan dan Prestasi Bulutangkis Indonesia

Foto/Ist

BERITAIND.COM, JAKARTA – PP PBSI menyambut baik usulan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir yang mendapat dukungan Presiden Prabowo Subianto, terkait rencana penganggaran multiyears untuk program pelatihan nasional pelatnas yang berkelanjutan.

Skema tersebut dinilai akan memberikan kepastian bagi PBSI dalam menjalankan program pembinaan jangka panjang guna melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di level dunia.

Bagi PBSI, dukungan jangka panjang merupakan faktor penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan, memperkuat regenerasi atlet, serta meningkatkan kualitas program pelatihan menuju berbagai target prestasi internasional, termasuk kejuaraan dunia dan olimpiade.

Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja menilai dukungan tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan pembinaan bulutangkis nasional yang selama ini telah menjadi fondasi lahirnya berbagai prestasi Indonesia di tingkat dunia.

“Selama ini, PBSI telah menjalankan sistem pelatnas sepanjang tahun secara konsisten. Komitmen tersebut telah melahirkan berbagai prestasi membanggakan dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia,” ujar Ricky dalam rilis yang diterima beritaind.com, Rabu (24/6/26).

“Kami meyakini bahwa pembinaan yang terpusat dan berkesinambungan merupakan fondasi utama dalam membentuk mental juara, meningkatkan kualitas teknik dan fisik atlet, serta menjaga kesiapan mereka untuk berkompetisi di level tertinggi,” lanjutnya.

Menurut Ricky, kepastian dukungan jangka panjang melalui skema multiyears akan memberikan ruang yang lebih besar bagi PBSI untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet nasional.

“Dengan adanya kepastian dukungan jangka panjang, PBSI dapat terus melakukan modernisasi fasilitas, memperkuat pemanfaatan sports science, serta meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara menyeluruh dan berkelanjutan,” paparnya.

“Kami optimistis bahwa melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan PBSI, Indonesia akan terus melahirkan atlet-atlet bulutangkis berkelas dunia yang mampu mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang internasional, mulai dari SEA Games, Asian Games, Kejuaraan Dunia, hingga Olimpiade,” katanya lagi.

Ricky menambahkan, dukungan tersebut merupakan investasi penting bagi masa depan olahraga Indonesia, khususnya bulutangkis yang selama ini menjadi salah satu cabang olahraga andalan Merah Putih di panggung dunia.

“Dukungan ini menjadi investasi penting bagi masa depan olahraga Indonesia. PBSI siap menggunakan kepercayaan tersebut dengan bekerja lebih keras untuk menjaga tradisi prestasi dan melahirkan generasi juara yang mampu bersaing di panggung dunia,” tambah Ricky.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian menilai skema penganggaran multiyears akan memberikan kepastian dalam penyusunan program pembinaan jangka panjang yang menjadi kebutuhan utama dalam olahraga prestasi.

“Dalam bulutangkis, membangun atlet hingga mampu bersaing dan berprestasi di level dunia membutuhkan proses yang panjang, konsisten, serta didukung perencanaan yang matang dan berkelanjutan,” katanya.

“Dukungan multiyears akan memungkinkan kami merancang program pembinaan secara lebih komprehensif dan terukur, mulai dari pengembangan atlet usia muda, peningkatan kualitas pelatihan, penguatan tim pendukung, hingga penyusunan kalender kompetisi internasional yang selaras dengan target prestasi,” lanjut Eng Hian.

Menurutnya, kepastian program juga akan memperkuat penerapan sport science, sport medicine, analisis performa, serta program pencegahan dan pemulihan cedera yang kini menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet modern.

“Melalui pendekatan yang semakin profesional dan berbasis data, kami berharap para atlet dapat mencapai performa terbaiknya secara konsisten. Bagi kami, yang terpenting adalah kepastian program pembinaan,” katanya.

“Dengan dukungan multiyears, proses pengembangan atlet dapat dirancang berdasarkan siklus pembinaan dan target prestasi yang jelas, bukan sekadar berorientasi pada kebutuhan jangka pendek,” jelas Eng Hian lagi.

Ia menambahkan, kepastian dukungan jangka panjang akan memberikan fondasi yang lebih kuat dalam menyiapkan atlet-atlet terbaik Indonesia untuk bersaing di berbagai kejuaraan internasional.

“Kami optimistis bahwa dukungan ini akan semakin memperkuat regenerasi atlet nasional, meningkatkan daya saing Indonesia di tengah ketatnya persaingan bulutangkis dunia, serta membuka peluang yang lebih besar untuk meraih prestasi dan mempersembahkan gelar juara bagi Merah Putih di ajang-ajang bergengsi, termasuk kejuaraan dunia dan olimpiade,” tutup Eng Hian.

PP PBSI meyakini bahwa sinergi yang kuat antara pemerintah, federasi, atlet, pelatih, dan seluruh pemangku kepentingan akan menjadi fondasi penting dalam menjaga tradisi prestasi bulutangkis Indonesia sekaligus melahirkan generasi juara yang mampu bersaing dan mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.

Related posts

Gus Muhaimin: Santri Harus Menjadi Solusi Bangsa

Tahan Kuota Produksi Nikel Sesuai RKAB 2026, Indonesia Penentu Harga Internasional

Said Iqbal Berhalangan Hadir pada Musyawarah Anggota SP Antara