BERITAIND.COM, JAKARTA – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKB Syafruddin, mengapresiasi dimulainya groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Blok Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (26/7/26).
Dia menilai, dimulainya proyek ini merupakan momentum bersejarah setelah sempat tertunda selama hampir tiga dekade.
“Kami menyambut baik dimulainya proyek ini di era Presiden Prabowo Subianto. Penantian selama 30 tahun akhirnya membuahkan hasil,” ujar Syafruddin di Jakarta, Jumat (27/7/26).
“Ini adalah langkah maju yang signifikan bagi kedaulatan energi nasional dan pengembangan ekonomi, khususnya di wilayah Indonesia Timur,” lanjutnya.
Meski demikian, Syafruddin menekankan, peresmian hanyalah permulaan.
Ia mengingatkan agar pemerintah dan operator proyek, Inpex Masela, tidak boleh lengah dalam fase konstruksi.
Sebagai anggota Komisi XII yang membidangi sektor energi dan sumber daya mineral, ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat dan berkelanjutan.
“Proyek ini bukan sekadar angka investasi 20,9 miliar dolar AS. Ada harapan besar rakyat di sana,” katanya.
“Oleh karena itu, dibutuhkan pengawasan bersama. Kami di Komisi XII akan memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai lini masa (timeline) yang direncanakan dan tidak ada lagi hambatan teknis maupun birokrasi yang membuat proyek ini kembali mangkrak,” tegasnya.
