Home Selebritis Delisha Okta Mahasiswi di Jogya dengan Setengah Juta Lebih Streams Spotify, Rilis Single ‘Akhir Cerita’

Delisha Okta Mahasiswi di Jogya dengan Setengah Juta Lebih Streams Spotify, Rilis Single ‘Akhir Cerita’

by Slyika

BERITAIND.COM, JAKARTA – Penyanyi Delisha Okta, mahasiswi jurusan Farmasi Kampus Universitas Islam Indonesia semester 5 ini kembali merilis single terbarunya ‘Akhir Cerita’ secara Independen.

Single ke-19 ini merupakan lagu yang diciptakan Adjie Sakuntala sekaligus produser musik bersama Pungky P. Nugraha.

“Single ‘Akhir Cerita’ ini single terbaru saya. Totalnya ada 19 single yang sudah saya rilis di platform musik secara independen. Alhamdulillah semua lagu yang dirilis di Spotify, ditotal semua lagu sudah sampai jutaan streams,” papar Delisha Okta kepada Bois Famous Maker saat ditemui di Radio Bola Koaidi, Rawamangun, Jakarta, Sabtu (5/9/26).

Ia memilih jalur independen dalam berkarir di dunia musik sejak berada di bangku sekolah SMA.

Selain itu, jalur independen menjadikannya bebas berkreasi dan berekspresi dalam membagi waktu antara dunia musik dan dunia pendidikan.

Delisha, selama 6 tahun berkarir di industri musik nasional secara independen telah merilis 19 single, diantaranya Kau Tipu Saja, Apa Bisa, Sampai Ujung Waktu, Ku Bukan Milikmu Lagi, Kucoba Untuk Mencintaimu, Hampa, dan Bagi Bagi.

“Saya ingin musik jalan, kuliah juga jalan. Apalagi kini dunia musik sudah bebas, bisa berkarya dan bisa kerjasama dengan pihak manapun,” kata dara kelahiran Sukadamai, Lampung Selatan, 9 Oktober 2006 itu.

“Termasuk bisa kerjasama langsung dengan platform musik, yang penting konsisten,” lanjut pemilik nama lengkap Allysa Okta Dhea.

Untuk penggarapan single ‘Akhir Cerita’ ini diselesaikan dalam kurun waktu 6 bulan, dari workshop, take musik, take vokal, hingga mixing dan mastering.

Pastinya dengan hasil rekaman berkualitas yang melibatkan keyboardis Dudy Hadiatmodjo dan Putranto Aditomo (mixing / mastering).

Lagu ini bercerita tentang dua orang yang memilih untuk berpisah, tetapi masing-masing masih membawa kenangan, rasa kehilangan, dan pertanyaan yang belum terjawab.

Perpisahan secara status mungkin sudah terjadi, namun secara perasaan, ceritanya belum tentu selesai.

Delisha mulai menekuni tarik suara sejak kelas 3 SD, saat itu menginjak usia 9 tahun.

Kedua orang tuanya yang mengenalkan lagu-lagu dan selalu mendukung secara totalitas.

“Dulu saya sering mendengarkan musik dari kaset, zaman masih kaset dan CD. Terus saya suka ikut nyanyi, dari situ saya mulai tertarik untuk mendalami dunia bernyanyi,” paparnya.

“Panggung pertama saya justru dari acara wedding. Waktu itu saya memberanikan diri untuk menyumbangkan lagu,” lanjut alumnus SMA Negeri 6 Metro, Lampung.

Selanjutnya, ia mulai tertarik mengikuti berbagai lomba nyanyi. Selain lomba nyanyi, dirinya juga ikutan lomba modeling.

Waktu itu sering juara. Berbagai perlombaan, dari tingkat kota, provinsi, sampai pernah mengikuti tingkat nasional.

Delisha juga pernah mengikuti ajang pencarian bakat di TV nasional. Dari berbagai pengalaman ikut perlombaan tersebut, ia banyak mendapatkan penghargaan.

“Kalau dikumpulkan, ada sekitar 90-an piala yang didapatkan dari berbagai perlombaan yang saya ikuti,” ungkapnya.

“Selain mengikuti lomba, saya juga mulai membuat cover lagu dan mengunggahnya di YouTube. Lagu yang saya cover juga cukup beragam, mulai dari lagu Jawa, pop, sampai lagu-lagu yang sedang hits,” urai anak bungsu dari 3 bersudara, pasangan Sukisno dan Sundari.

Kemudian tahun 2020 Delisha mulau serius merilis single di platform musik.

Single pertama berjudul ‘Cintaku Kepadamu’. Single ini menjadi salah satu langkah awal Delisha untuk masuk ke fase perjalanan profesional di industri musik.

“Alhamdulillah hingga kini saya sudah memiliki 19 single yang telah dirilis di platform musik,” katanya.

“Termasuk berkolaborasi dengan beberapa musisi ternama di Jogja, diantaranya Langit Sore, Kak Bonang Woo, Kak Arman Harjo dan GFRN. Dari situ saya mendapatkan banyak pengalaman, yaitu belajar tentang proses bermusik secara luas,” sambungnya.

Pastinya Delisha punya harapan besar terhadap single terbarunya ini agar diterima di masyarakat.

Penggagum karya Raim Laode, Bruno Mars, dan Sienna Spiro ini yakin single ‘Akhir Cerita’ agar bergema dari Aceh hingga Papua lewat platform musik dan kekuatan medsos.

“InsyaAllah ‘Akhir Cerita’ akan menjadi bukti dan bagian dari cerita perjalanan seorang mahasiswi di dunia musik. Single ini sudah tersedia di platform musik dan akun medsos oficial saya,” pungkas Delisha.

Sementara pemerhati dan pelaku industri musik Bois Famous Maker mengatakan, semua karya  yang dirilis Delisha Okta secara independen adalah bukti panjang yang otentik di blantika musi.

“Bahwa dunia pendidikan dan dunia musik dapat bersinergi, dan karier musik yang dibangun Delisha pastinya dari tim work management yang solid, terutama dari energi pemikiran dan waktu. Tentunya ini menjadi inspirasi bagi penyanyi newcomer di Tanah Air,” pungkas Bois.

You may also like

Leave a Comment