BERITAIND.COM, JAKARTA — Unit musik alternatif asal Jakarta, mpq, segera merilis album penuh kedua bertajuk Dignified Losers, besok, Jumat (23/10/26).
Berisi sembilan lagu, album ini mengangkat tema kekalahan, ketidakpastian, cinta, dan duka, sekaligus usaha manusia untuk tetap bertahan di tengah situasi yang tidak selalu berpihak.
Melalui album Dignified Losers, mpq menawarkan sudut pandang berbeda tentang kekalahan.
Bagi band ini, kalah bukan semata-mata tentang kegagalan, melainkan bagian dari perjalanan yang harus dihadapi tanpa kehilangan kendali atas diri sendiri.
Album tersebut menggambarkan bagaimana harapan kecil akan kemenangan dapat menjadi alasan untuk terus melangkah, bahkan ketika seseorang berada dalam situasi yang berulang kali mengecewakan.
Kekalahan diperlakukan sebagai sesuatu yang lumrah, bukan alasan untuk berhenti berusaha.
“Menurut kami kayanya kita harus tahu gimana caranya kalah tanpa kehilangan kendali atas diri sendiri. Hal yang kami pelajari beberapa tahun belakangan adalah gimana buat kalah tapi nggak takluk sepenuhnya. Album ini tentang usaha buat nggak takluk ke bad days dan losing scenarios itu sendiri,” jelas mpq dalam keterangan yang diterima beritaind.com, Kamis (22/10/24).
mpq diperkuat Abram Dionisius pada gitar, Alit Djarot sebagai vokalis, Daniel Hasudungan pada gitar, Rakaputra pada bas, dan Rakha Suryandaru pada drum.
Lewat album kedua ini, mereka merangkum berbagai pengalaman emosional ke dalam sembilan lagu yang merefleksikan usaha menghadapi kenyataan dan mencari celah kemenangan di tengah kekalahan.
Sebelum merilis Dignified Losers, mpq telah memperkenalkan tiga single sebagai gambaran arah musikal album tersebut.
Ketiganya adalah “Not for Anyone Else” yang dirilis pada Juli, “Someplace Sometime Somehow” pada Agustus, dan “Goodbye Everest” yang menampilkan Nabila Hanina pada September 2026.
Single “Someplace Sometime Somehow” juga memperluas keterlibatan mpq dalam dunia perfilman. Lagu tersebut menjadi original soundtrack film Hasut, karya sutradara Ilya Sigma yang dirilis pada 8 Oktober 2026.
Keterhubungan mpq dengan film sebelumnya juga terlihat melalui lagu “Musim Baru” yang digunakan dalam film pendek Autosave karya Imanuel Bolaman.
Film tersebut tayang perdana di New York Asian Film Festival (NYAFF) 2026 pada Juli lalu.
Untuk pengerjaan visual album Dignified Losers, mpq kembali menggandeng Fahreza Aditya, kolaborator yang telah bekerja bersama mereka sejak awal perjalanan band.
Kolaborasi ini meneruskan hubungan kreatif yang sebelumnya menghasilkan artwork album debut mpq, yang sempat masuk nominasi kategori Best Album Artwork dalam sebuah ajang penghargaan musik Indonesia pada 2019.
