BERITAIND.COM, JAKARTA – Persaingan kekuatan dunia tidak lagi hanya berlangsung di bidang ekonomi dan militer. Perebutan pengaruh kini juga terjadi melalui informasi yang disebarkan kepada masyarakat.
Negara, perusahaan, hingga berbagai kelompok dapat menggunakan ruang digital untuk membentuk pandangan publik.
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Ace Hasan Syadzily menyoroti perkembangan tersebut dalam materi paparan Rapat Kerja Nasional Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) di Hotel Luminor, Jakarta, Sabtu, (24/10/26).
“Dunia saat ini bukan hanya mengalami kompetisi ekonomi dan militer, tetapi juga kompetisi narasi,” kata Ace dalam paparannya.
Persaingan ini membuat persoalan informasi tidak lagi terbatas pada urusan pemberitaan. Informasi juga berkaitan dengan geopolitik dan ketahanan nasional.
“Ruang informasi menjadi salah satu arena strategis tempat kepentingan nasional dipertarungkan,” jelas Ace.
Dalam paparannya, Ace mengutip pemikiran Manuel Castells yang melihat media sebagai ruang berlangsungnya strategi kekuasaan.
Karena itu, Ace menekankan pentingnya memperkuat jurnalisme yang mengutamakan verifikasi.
“Dibutuhkan penguatan jurnalisme berbasis verifikasi, bukan sekadar jurnalisme berbasis kecepatan,” ujarnya.
