Pagelaran Puisi Syair Bumi, Berbalut Seni Tari dan Musik Rap 

BERITAIND.COM, JAKARTA – Renny Djajoesman Enterprise segera menggelar parade puisi karya lima tokoh penyair besar di Indonesia yang dikemas dalam pertunjukkan budaya berbalut seni tari dan musik Rap.

“Kelima penyair tersebut adalah WS Rendra, Taufik Ismail, Gus Mus atau K.H.Ahmad Mustofa Bisri, Sutarji Calzoum Bachri dan Yudhistira Andi Noegraha Moelyana Massardi atau dikenal sebagai Yudhistira ANM Massardi,” kata Renny Djajoesman, penyelenggara kegiatan ini, pada Selasa (3/11/26).

Uniknya kegiatan ini tujuannya adalah literasi puisi sehingga penonton tidak dikenakan biaya alias gratis dengan target sasaran adalah para pelajar dan mahasiswa.

Penyanyi Rock, Pop-Rock tahun 1980 an yang nyentrik dan kental dengan seni teater ini mengatakan, pertunjukkan yang menyasar Gen Z ini agar mereka mengapresiasi karya sastra dengan pertunjukan yang enak di dengar dan enak dilihat.

“Jadi dalam parade puisi ini kami juga menampilkan grup Rapper dari Papua terdiri dari 7 personil yang akan membawakan karya Sutarji Calzoum Bachri dengan gaya Rap untuk pertama kalinya di negri ini,” ungkap Renny.

Pihaknya berharap dapat menggelar pertunjukkan di 10 kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Namun, di bulan November 2026 ini mengawalinya di Teater kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Kamis, 12 November 2026 jam 19.00 – 20.30 WIB dan di Surabaya pada 24 November 2026 jam 13.00 – 15.00.

“Kota lain menyusul sesuai kesepakatan dengan Dinas Kebudayaan setempat namun pastinya kami hadirkan pembaca puisi selain saya sendiri juga Jose Rizal Manua yang merangkap sebagai sutradara,” jelas Renny Djajoesman.

Pagelaran puisi Syair Bumi ini menghadirkan artis-artis kondang di jamannya seperti Neno Warisman, Ratih Sanggarwati, Inggrid Wijarnako, Tio Pakusadewo, Olivia Zalanty, Renny Djajoesman, Wiwiek Sipala, Maestro tari Indonesia, Komedian Cak Lontong, Siska Yudhistira Massardi dan Grup Rapper MAC singkatan Musik Anak Cendrawasih.

Kegiatan literasi lewat pertunjukan seni budaya ini disponsori oleh PT Freeport Indonesia, Kementerian Kebudayaan RI, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta dan Dinas Kebudataan Pemprov Jawa Timur serta Kantor Gubernur Jawa Timur.

“Di Jakarta dan Surabaya, tepatnya di Gedung Cak Durasim, Genteng Kali. Kami masih menunggu konfirmasi kehadiran Menteri Kebudayaan Fadli Zon, gubernur atau wakil gubernur dari Jakarta dan Surabaya, Jatim ,” ungkap Renny.

Related posts

Keren, 192 Peserta dari 44 Media Ramaikan KBAM Zona Barat

Dosen Telkom University Dorong Promosi Wisata Budaya Desa Rancakalong melalui Visual Storytelling

IBL All Indonesian 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Masyarakat terhadap Basket Lokal Terus Meningkat