Home Opini Mengapa Malaysia Berani Menggebuk China Komunis?

Mengapa Malaysia Berani Menggebuk China Komunis?

by Slyika

Walaupun negara Malaysia kecil secuil, tetapi berani menggebuk negara raksasa China Komunis. Ibarat ikan Cupang melawan ikan Paus.

Kenapa? Karena Malaysia adalah negara kerajaan yang solid dan kokoh menerapkan Sistem monarki di pemerintahannya.

Maka Yang Mulia Datuk Sri Mahathir Muhammad Perdana Menteri Diraja Malaysia (92 th), mengatakan dengan tegas :

“Malaysia tidak mau membayar hutang kepada negara China….! Sebesar Rp4500 Triliun sebagai warisan dari Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. Sebab Najib Razak hutang Kepada China tanpa Persetujuan Yang Dipertuan Agung Raja Malaysia”.

Najib Razak terbukti “bermain” bisnis seperti yang dilakukan para Politikus Oligarki di Indonesia, dengan menerima komisi 2,5 persen (Rp143 Triliun) dari Pinjaman Hutang Rp4500 Triliun dari Negara China. Kini mantan Perdana Menteri Najib Razak sudah masuk penjara Malaysia.

China menggugat Malaysia ke Pengadilan Abitrase International. Atas penolakan membayar semua Hutang kepada China.

Tapi Mahatir Mohammad membalasnya dengan meminta kepada China untuk Membongkar semua Jalan Tol dan seluruh proyek infrastruktur yang tidak berkualitas.

“Silahkan bawa semua ke Negara anda China MRT, LRT, Pembangkit Listrik yang semua rusak, semua berkualitas rendah!”

PM Malaysia Mahatir Mohammad mengusir paksa semua TKA Tenaga Kerja China serta Membuldoser tiga Kawasan Pabrik raksasa proyek China di tiga Pulau di Malaysia.

Kemudian Mahatir Mohammad (92 th) minta kepada Presiden Philipina Rodrigo Duterte agar Philipina jangan mau berhutang kepada China.

Jangan sampai Philipina bernasib seperti Malaysia menjadi bangkrut karena berhutang kepada China,  yang sebenarnya tujuan China hanya satu yaitu ingin Menjajah.

Lalu Mahatir Mohammad mengatakan dengan tegas, bahwa perjanjian hutang yang dibuat negara China mengikat, dimana semua bahan bangunan, mulai material barang hingga tenaga kerjanya harus dari negara China.

Ini sama dengan menjerumuskan negara kita Malaysia menjadi bencana kebangkrutan nasional, sekaligus menjadi jajahan, jelas paham.

Ada tiga pulau reklamasi di Malaysia semua dihuni Pekerja TKA China dan berdiri Kawasan Industri di tiga pulau itu.

Itu sesuai perjanjian hutang yang dibuat China dengan Malaysia pada masa pemerintahan PM
Najib Razak.

Ketika Mahatir Mohammad terpilih kembali oleh Raja Malaysia sebagai PM Malaysia 2018 yang lalu, maka semua yang berhubungan dengan China dibuldoser pabriknya dan diusir semua WNA China yang menghuni tiga pulau tersebut.

Sungguh luar biasa keberanian negara kerajaan Malaysia atas komando PM Malaysia Mahatir Mohammad yang didukung penuh oleh Raja Malaysia Yang Mulia Yang Dipertuan Agung Sultan Abdullah.

Ternyata negara Kerajaan Malaysia ibarat ikan cupang mampu menggebuk negara raksasa Komunis China ibarat ikan paus.

Ada ibroh disini bagi kita yang merasa bangga dengan negara kita karena merasa memiliki wilayah yang besar dan memiliki umat Islam jumlah besar tapi kok dan babak belur diuntal miring oleh China.

Ini pelajaran penting bagi generasi penerus anak-anak dan cucu kita bahwa jahatnya negara komunis China terhadap umat islam, kaum pribumi atau kerajaan-kerajaan nusantara.

Kanjeng Senopati

Penulis Pemerhati Sosial Politik

You may also like

Leave a Comment