JAKARTA – Melalui Badan Tim Nasional, PP PERBASI memanggil 19 pemain sebagai persiapan timnas bola basket putri 5×5 menatap Asian Games XIX/2022 di Hangzhou, China.
Ajang ini dilaksanakan pada 23 September-8 Oktober 2023.
Dari total nama yang dipanggil itu, 12 pemain dari tim peraih medali emas di SEA Games 2023 Kamboja.
Mereka adalah Adelaide Callista Wongsohardjo, Yuni Anggraeni, dan Priscilla Annabel Karen.
Kemudian ada Peyton Alexis Whitted, Nathania Claresta, Kadek Pratitta, Henny Sutjiono, Dyah Lestari, Clarita Antonio, Kimberley Pierre Louis, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dan Agustin Elya Gradita Retong.
Sementara tujuh pemain lagi pemain muda. Beberapa dari mereka juga sudah pernah ikut pemusatan latihan Timnas Putri.
Sebut saja Angelica Jennifer Candra, Nathania Nicole Sasongko, dan Faizzatus Shoimah. Kemudian ada juga pendatang baru seperti Maxine Maria Sutisna, Jesslyn Angelique Aritonang, Thasya Hery Saputera, dan Namira Ramandha.
“Para pemain ini dipanggil untuk persiapan Asian Games di Hangzhou. Mereka jalani TC (training camp) mulai 5 Juli di GOR Cahaya Lestari Surabaya Jalan Dharmahusada Utara,” jelas Sekjend PP Perbasi Nirmala Dewi.
“Sengaja kami panggil pemain muda supaya belajar bersama pemain seniornya,” katanya.
“Dengan cara ini, diharapkan bisa terjadi transfer ilmu yang baik sehingga regenerasi di Timnas Putri berjalan sesuai yang kita harapkan,” lanjut sekjend wanita pertama di PP Perbasi ini.
Pada persiapan kali ini, timnas bola basket putri ditangani pelatih baru. Namanya Marlina Herawan.
Marlina merupakan mantan pemain Surabaya Fever. Dia pernah menjadi bagian dari timnas saat meraih medali perak pada SEA Games 2015 di Singapura.
Dia juga pernah membantu Timnas Putri U-18 naik kasta ke Level A FIBA Asia pada 2017. Saat itu, dia sebagai asisten pelatih dari pelatih kepala Arif Gunarto.
“Kami memanggil pemain muda dan pelatih lokal muda adalah untuk memulai regenerasi tim,” jelasnya.
“Kami tidak mau ketinggalan dalam mempersiapkan Tim utk SEA Games 2025, mengingat jangka waktu yang masih panjang,” katanya.
“Kita harus mulai mempersiapkan Atlit dan Pelatih Muda yang punya visi jangka panjang di dalam tim ini,” jelas penanggung jawab timnas putri Christopher Tanuwidjaja.
Kata Christopher, pihaknya harus rela melepaskan pelatih Sophie Lin Chi Wen. Ini karena dia sudah lama meninggalkan keluarga dalam kurun waktu yang sangat lama.
“Kami memberikan apresiasi yang sangat tinggi bagi coach Sophie bukan hanya karena dia sudah membawa kemajuan bagi basket putri Indonesia, tapi juga karena dia rela berkorban meninggalkan keluarganya dari sejak pertengahan tahun 2020 sampai sekarang,” terang Itop, sapaan karib Christopher.
Lanjut Itop, kedepannya berusaha memberikan kesempatan bagi pelatih muda lokal yang dapat berkomitmen jangka panjang.
“Kami selaku Manajemen juga tetap pada komitmen kami seperti TC sebelumnya, akan mendatangkan Pelatih kaliber International atau mengirimkan para Pelatih muda ini untuk menimba ilmu lebih banyak lagi dari luar negeri,” ujarnya.
“Dengan demikian harapan kami, Timnas Basket Putrì mulai saat ini sudah memiliki fondasi untuk program yang berkesinambungan setidaknya untuk jangka waktu yang cukup panjang,” pungkasnya.
19 Pemain Dipanggil TC Asian Games Hangzhou
1. Adelaide Callista Wongsohardjo
2. Yuni Anggraeni
3. Priscilla Annabel Karen
4. Peyton Alexis Whitted
5. Nathania Claresta
6. Kadek Pratitta
7. Henny Sutjiono
8. Dyah Lestari
9. Clarita Antonio
10. Kimberley Pierre Louis
11. Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi
12. Agustin Elya Gradita Retong
13. Jesslyn Angelique Aritonang
14. Maxine Maria Sutisna
15. Namira Ramandha
16. Faizzatus Shoimah
17. Nathania Nicole Sasongko
18. Thasya Hery Saputera
19. Angelica Jennifer Candra
