MAKASSAR – Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Makassar Agus Winarto beserta tim Pelayanan Eazy Passport (kemudahan pelayanan paspor) Rabu (17/03/21) diterima Bupati Bone DR. Andi Fahsar M. Padjalangi M., ST. di rumah jabatannya.
Dalam kesempatan silaturahmi tersebut, Agus menyampaikan bahwa kedatangannya bersama timnya dalam rangka melakukan Pelayanan Eazy Passport bagi para Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Bone.
Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama dengan Kantor Kemenag dan kegiatan akan dilakukan di Aula Masjid Al-Markaz, Watampone.
Kasi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Perjalanan (Yanverdoklan) Kanim Makassar Arifandi yg bertanggung jawab langsung dalam kegiatan dimaksud menyatakan bahwa para pemohon paspor yg sudah terdaftar berjumlah sebanyak 113 orang dan mungkin jumlahnya akan bertambah karena dibuka juga pelayanan bagi masyarakat Non CJH.
Kepada Bupati Bone, Agus juga menyampaikan harapannya agar kiranya Pemkab Bone dapat bekerja sama dengan Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan serta jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mendirikan Unit Kerja Kantor Imigrasi (UKKI) di Watampone.
Sementara itu Dodi Karnida Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham SulSel menyatakan bahwa UKKI itu merupakan kanim mini yaitu cikal bakal berdirinya kanim karena di dalamnya terdapat kegiatan pelayanan dan pengawasan keimigrasian baik bagi WNI (penerbitan paspor) dan WNA (penerbitan izin tinggal).
Jika UKKI ini dibangun di Kabupaten Bone, maka hal ini sangat menguntungkan masyarakat Bone karena titik pelayanan keimigrasian lokasinya menjadi lebih mudah dan murah untuk dijangkau. Mereka tidak harus ke Kanim Makassar atau Parepare.
“Dengan kegiatan Eazy Passport ini, maka Target Kinerja B-03 (Januari-Maret 2021) Keimigrasian Sulawesi Selatan sudah tercapai sepenuhnya dan selanjutnya kami tinggal membuat laporan Tarja B-03 ke Ditjenim dan Kementerian untuk penilaian atas capaian kinerja kami.” Demikian pungkas Dodi (dk
