BERITAIND.COM : PALEMBANG -Sebagai Advokat muda nama Joni Yap SH MH sudah tidak asing lagi di Sumatera Selatan dan Lampung.
Berbagai lapisan masyarakat dari kalangan kecil, pengusaha telah dikenal sebagai pengacara yang gigih suarakan keadilan dan kebenaran.
Joni Yap menganggap profesi pengacara tidak hanya memberikan jasa hukum, baik di persidangan maupun diluar sidang.
Sebagai profesi yang mulia bahwa Joni sadar betul untuk tidak membedakan klien dalam setiap perkara hukum terutama masyarakat kecil.
“Jasa pengacara itu sudah diatur Undang-Undang ubtuk selalu taat dalam memberikan konsultasi, bantuan hukum, menjalankan kuasa, mewakili, mendampingi, maupun membela kepentingan klien dalam mendapat keadilan dan kebenaran,” ujar Joni.
Joni memulai sebagai profesi pengacara terbilang baru, setelah menyelesaikan pendidikan Strata 1 Ilmu Hukum di Universitas Palembang. kipranya sebagai pengacara tertarik karena banyak sekali ditemui ketidak adilan di masyarakat, terutama masyarakat kecil yang sulit mendapatkan keadilan.
Dari keinginan yang kuat untuk selalu membela yang lemah, Joni berjuang keras dalam dunia hukum untuk memberikan advokasi di masyarakat.
“Aku berjuang dari nol, dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang kumiliki serta keberanian dan mental yang kuat, ku yakin semua klien dapat ku perjuangankan mendapatkan keadilan,” ujar lulusan Master Hukum STIH Sumpah Pemuda ini.
Sebagai pengacara keturunan dalam menyuarakan keadilan dan kebenaran banyak tantangan yang dihadapi.
Tetapi dirinya yakin selama bekerja sebagai prosedur yang benar semua tantangan dapat teratasi.
“Saya punya prinsip, bahwa pengacara itu tidak hanya bekerja dengan intetektual, tetapi juga harus berani bertindak dengan prosedur hukum yang benar. Kita harus tegas jangan sampai bisa dikendalikan oleh siapa pun, tetapi hati nurani tetap kita kedepankan dalam mendapatkan kebenaran,” tegas Joni.
Joni juga mengakui diri bukan hanya sebagai yang bersih dalam menyuarakan keadilan, karena sadar betul profesi pengacara banyak godaan dalam seperti suap ataupun manipulasi kepentingan yang nilai sangat pantastis.
“Untuk menjadi kaya itu mudah, tetapi prinsip saya kebenaran dan keadilan tetap yang harus di perjuangkan,” kata Joni.
