JAKARTA – Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik RRI I.Hendrasmo mendukung kegiatan Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia 2025.
Acara tersebut digagas Forum Wartawan Hiburan (Forwan) Indonesia dan Kami Perempuan Indonesia Tangguh (Kapita).
Acara akan digelar di Auditorium Abdurahman Saleh RRI Stasiun Pusat, Jakarta, Selasa (29/4/25).
“Kami mendukung Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia. Kegiatan ini inspiratif dan sejalan dengan program RRI,” ujar I. Hendrasmo kepada awak media, usai menerima panitia Anugerah Kartini Musik dan film Indonesia 2025, Selasa (8/4/25).
Hendrasmo juga meyakini, acara akan berkualitas karena melibatkan figur berpengalaman di bidang ini. Seno M Hardjo misalnya, Produser musik yang pernah menjabat sebagai BOD AMI Awards selama 3 periode.
“Kami memang terus mengembangkan kolaborasi yang laras berkualitas. Maka ketika mas Seno menghubungi saya, ini sinyal yang baik ” ujar Hendrasmo.
“Kami sangat senang menjalin kerjasama dengan wartawan senior yang berpengalaman di dunia hiburan yang tentu memiliki jaringan luas terhadap artis film dan musik seperti mas Buddy AC dan Sutrisno Buyil yang kreatif,” lanjutnya.
Bahkan, I. Hendrasmo berharap kolaborasi antara Forwan, Kapita dan RRI tidak hanya sebatas Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia tapi juga karya inspiratif lain.
“RRI sangat terbuka terhadap kegiatan yang inspiratif, yang mengedukasi masyarakat, sehingga bisa mengconter acara destruktif yang viral di media sosial” tandas I.Hendrasmo.
Selanjutnya, Nana Mardiana selaku ketua panitia Anugerah Kartini Musik dan Film mangatakan, pihaknya bersyukur even ini mendapat apresiasi dan dukungan dari lembaga penyiaran terbesar dan terluas jangkauannya di Indonesia.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat lantai 8, panitia yang hadir antara lain dihadiri Kepsta RRI Jakarta Drs. Agung Prasatya. Rosihan Umar, Nana Mardiana (Ketua Panitia dan Ketua Kapita).
Kemudian, Seno M Hardjo (Penasehat), Buddy Ace (Penasehat dan Juri Musik), Sutrisno Buyil (Penggagas, Kreator dan Ketua Umum Forwan), Andre Dahlan (Project Officer), Ali Amran (sekretaris) Ibnu Hajar dan Asrul Arief (Humas) dan beberapa pengurus Forwan dan Kapita.
Penulis: Forwan
