BANDUNG — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Telkom University (Tel-U) kolaborasi dengan MirukiWay, sebuah brand makanan dan minuman bernuansa Jepang, berbagi tips menjadi entrepreneur (pengusaha) muda sukses di tengah gempuran bisnis UMKM.
Kali ini sasarannya adalah siswa SMAN 1 Dayeuhkolot Kabupaten Bandung. Salah satu kunci kesuksesan adalah mampu beradaptasi dengan perubahan zaman yang sangat cepat.
“Konsepnya adalah kita harus selalu bersyukur. Jika melihat usaha orang lain jangan iri. Kita tidak pernah tahu kapan bakal sukses. Jadi tetap berusaha sebaik mungkin,” tutur Ilham Adrian, pemilik gerai MirukiWay.
Menurut Ilham, mencoba sesuatu bisnis baru dan kemudian menemukan jalan buntu adalah hal yang lumrah.
Terlebih bisnis makanan akan selalu update menu-menu baru yang disesuaikan dengan selera pasar dan harganya pun cukup terjangkau.
Bagi yang mampu beradaptasi maka dialah menjadi pemenang.
“Jadi jangan takut untuk trial and error resep, supaya bisa dapet menu yang sesempurna mungkin,” tambah Julia Nur, co-founder MirukiWay.
Program edukasi ini digelar bertujuan untuk memperkenalkan brand MirukiWay kepada masyarakat dengan cara yang unik dan sudut pandang berbeda.
MirukiWay bersama kelompok mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2022 menggelar kampanye pertama kali pada Kamis (15/5/25) di SMAN 1 Dayeuhkolot.
Kampanye tersebut memiliki tema “Mirukiway: Bridging Generation” diikuti 30 peserta siswa.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan melukis totebag dimana para peserta diminta untuk mendesain dan menghias totebag menggunakan cat akrilik bernuansa nusantara dan ornamen bunga sakura.
Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada brand MirukiWay yang memiliki citra autentik dengan “jejepangan”.
Selanjutnya digelar ajang menghias es krim yang disponsori oleh brand MirukiWay dengan berbagai topping menarik.
Tidak berhenti di situ, mahasiswa Ilmu Komunikasi bersama MirukiWay juga hadir melaksanakan kampanye kedua dengan menggaet Puskesmas Kujangsari sebagai mitra dalam cek kesehatan gratis bagi para pelanggan MirukiWay dan masyarakat sekitar di cabang MirukiWay Sukapura, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.
Cukup dengan membawa KTP dan struk pembelian produk MirukiWay (optional), pelanggan sudah mendapatkan sepaket cek kesehatan gratis berupa cek tensi, gula darah, kolesterol, dan konsultasi kesehatan.
Puskesmas Kujangsari bahkan memfasilitasi rujukan gratis untuk melakukan kontrol apabila dirasa membutuhkan.
Kegiatan ini berhasil merangkul 19 orang untuk memeriksakan diri mereka.
Berbagai kalangan turut serta di dalamnya, mulai dari anak SMA, anak kuliah, pedagang kaki lima, bapak-bapak, bahkan ibu rumah tangga hadir dan mencoba penawaran tersebut.
“Beberapa ada yang sudah masuk kategori sehat, tetapi beberapa juga ada yang pra-hipertensi dan pra-diabetes. Tadi pada target beberapa siswa dan mahasiswa ditemukan bahwa mereka memiliki riwayat dari keluarganya,” tutur Dokter Panji, petugas di Puskesmas Kujangsari.
