RIYADH – Angkat besi menjadi pembuka raihan medali bagi Tim Indonesia di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2025.
Bertanding di Boulevard City, Riyadh, lifter muda Tita Nurcahya Melyani sukses mempersembahkan tiga medali perak dari nomor 48 kg putri, sekaligus mencatatkan rekor pribadi baru.
Atlet kelahiran 2005 itu tampil konsisten sepanjang perlombaan dengan mencatatkan 68 kg pada angkatan snatch dan 85 kg pada clean and jerk, sehingga membukukan total angkatan 153 kg.
Catatan total angkatan itu melampaui rekor pribadi Tita dari sebelumnya 150 kg.
“Alhamdulillah saya bersyukur bisa mempersembahkan medali untuk Indonesia. Ini menjadi motivasi besar untuk terus berprogres dan memperbaiki catatan angkatan di kompetisi berikutnya,” ujar Tita seusai pertandingan.
Medali emas diraih lifter asal Turki Gamez Altun dengan total angkatan 172 kg (snatch 72 kg, clean and jerk 100 kg), sementara perunggu menjadi milik Nuray Abilova dari Kazakhstan dengan total 144 kg (snatch 65 kg, clean and jerk 79 kg).
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk ISG 2025, Endri Erawan yang menyaksikan langsung perjuangan Tita memberikan apresiasinya.
Ia menilai Tita menunjukkan semangat pantang menyerah dan mental juara sampai akhir.
“Sebagai atlit muda, Tita tampil luar biasa dengan mental yang sangat kuat. Ia tidak hanya menyumbangkan medali perdana bagi Indonesia, tetapi juga menunjukkan potensi besar generasi muda angkat besi kita,” ujar Endri.
“Medali ini membuktikan pembinaan atlet muda berjalan sangat baik di PB PABSI. Semoga dapat dipertahankan bahkan kalau perlu ditingkatkan lagi. Terima kasih PB PABSI, ini juga menjadi awal yang positif bagi seluruh kontingen di ISG Riyadh. Semoga dapat menambah semangat atlet cabor lainnya untuk membawa medali ke Indonesia” imbuhnya.
Sebelumnya, Tim Indonesia sudah mendapatkan medali perunggu dari cabang olahraga pencak silat.
Namun, pencak silat masih berstatus demo sports sehingga medali tidak masuk dalam perhitungan klasemen perolehan medali.
Tim Indonesia menurunkan 39 atlet dari tujuh cabang olahraga pada Islamic Solidarity Games 2025.
Kehadiran mereka mendapat dukungan penuh dari para sponsor resmi, yakni Mills, BAIC Indonesia, Aice, Kings Travel, TikTok, Perumnas, dan SVRG.
