BERITAIND.COM, JAKARTA – Harapan agar jejak perjuangan Kapitan Pattimura tetap hidup di tengah generasi muda terus disuarakan keluarga besarnya.
Angky Matulessy, ahli waris Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura, berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pelestarian warisan sejarah sang pahlawan nasional, termasuk menjadikan rumah kediamannya di Negeri Haria, Kabupaten Maluku Tengah, sebagai museum.
Harapan tersebut disampaikan Angky usai bertemu Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, di Jakarta, Kamis (9/7/26).
Pertemuan itu menjadi momentum bagi keluarga Matulessy untuk menyampaikan aspirasi terkait pelestarian situs bersejarah sekaligus penguatan nilai-nilai kepahlawanan bagi generasi penerus.
“Kami berharap rumah kediaman Thomas Matulessy dapat dijadikan museum keluarga agar sejarah perjuangan Pattimura tetap terjaga dan menjadi warisan bagi generasi mendatang,” ujar Angky.
Menurutnya, keberadaan museum tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada Kapitan Pattimura, tetapi juga menjadi pusat edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda Maluku, agar semakin mengenal perjuangan para pendahulu dalam merebut kemerdekaan.
Angky menilai perhatian pemerintah terhadap rumah bersejarah tersebut akan menjadi langkah penting dalam menjaga identitas budaya dan memperkuat semangat kebangsaan di tanah Maluku.
Selain menyampaikan aspirasi mengenai museum, Angky juga menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah memproduksi film-film bertema pahlawan nasional, termasuk kisah perjuangan Kapitan Pattimura.
Menurutnya, media film memiliki kekuatan untuk memperkenalkan sejarah kepada generasi muda dengan cara yang lebih dekat dan relevan.
“Kami sangat mendukung apabila kisah Pattimura diangkat ke layar lebar. Semoga melalui film itu semangat perjuangan Pattimura kembali bangkit dan menginspirasi generasi muda untuk mencintai bangsa serta membangun Maluku yang lebih baik,” katanya.
Ia berharap film tentang Pattimura tidak hanya mengisahkan perjuangan melawan penjajahan, tetapi juga mampu menanamkan nilai keberanian, persatuan, dan pengorbanan yang diwariskan Thomas Matulessy kepada bangsa Indonesia.
Bagi keluarga besar Matulessy, pertemuan dengan Menteri Kebudayaan menjadi awal yang baik bagi terjalinnya perhatian pemerintah terhadap pelestarian sejarah Kapitan Pattimura.
Mereka berharap aspirasi yang disampaikan dapat diwujudkan sehingga warisan perjuangan sang pahlawan tetap hidup dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi Indonesia di masa depan.
