Bukan tentang berapa banyak kesamaan yang kita punya terhadap orang orang terdekat kita. Bukan juga mencari cari perbedaan cara, sikap, pemikiran, atau “how he likes his coffee made”, suka pedas atau manis, atau si introvert dengan sang ekstrovert. Ini tentang cinta yang universal.
Bertenggang rasa. Berbeda yang menyatukan. Saling mengerti dan memahami. Seperti cerah dengan hujan, seperti laut dengan gunung, seperti malam dengan siang, seperti kalian dengan kami, seperti aku dengan kamu.
Layaknya perbedaan diciptakan oleh Sang Maha Karya dengan segala keunikannya, tentu masing-masing dari kita punya karakteristik unik tersendiri yang mungkin aneh menurut yang lain, biarkan saja. Selama keanehan kita tidak mengganggu dan merugikan siapapun, jalani saja. Keanehan itulah menjadikan kita unik sebagai seorang individu. Bersama tak harus sama, berbeda tak harus jadi perkara.
Jika selalu perbedaan yang engkau cari, kemana perginya harmoni? Pelangi itu indah karena punya banyak warna. Tinggal bagaimana kita menyikapi perbedaan itu. Dalam sebuah ruang penuh geliat giatnya anak-anak belajar, ada satu tujuan yang ingin mereka capai, menjadi bisa. Bisa mandiri dan siap menjadi manusia diera globalisasi.
Disatu persamaan tujuan itulah yang mesti digarisbawahi. Bagaimana cara mencapai tujuan itu, mereka punya gaya mereka sendiri.
Sebagai fasilitator tugas saya hanya memfasilitasi cara mereka mencapai tujuan mereka. Bukan mendikte, bukan memaksakan gaya saya pada mereka. Mereka individu yang merdeka dalam mencapai tujuannya, sebagaimana saya juga merdeka dalam mendampingi mereka sampai pada tujuan yang sama tadi.
Beneran indah rasanya jika kita bisa sampai pada tahap saling menghormati dan saling menghargai. Itu yang kita semua inginkan bukan? Living our life to our fullest best. Menjalani yang terbaik sampai pada titik terakhir.
Jangan biarkan kebaikan yang dimiliki berangsur pergi, pertama cintamu, lalu hatimu dan kemudian jiwamu . Tampilkan warna diri pada kertas-kertas putih berjudul syukur karena tetap dalam kebersamaan meski diterjang ratusan perbedaan.
Flamingga