PALEMBANG – Musyawarah V Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sumsel baru slesai. Iskandar SE yang juga menjabat Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) kembali terpilih untuk periode ke-4 kali kepemimpinan.
Melihat dari susunan pengurusan dan program kerja PAN 2020-2025, tidak jauh berbeda dengan periode sebelumnya. Dan di tingkat kabupaten dan kota juga tidak jauh perbedaan kepengurusan.
“Tentu saja PAN di daerah ini memiliki beragam agenda plus target politik yang terbuka maupun tertutup, baik itu untuk di level lokal, regional maupun nasional,” ujar Bagindo Togar, pengamat politik Sumsel, kepada beritaind.com di Palembang, Kamis (4/3/2021).
Pucuk pimpinan PAN di provinsi Sumsel, jelas dia, belum berganti dari sosok Iskandar, adik kandung Hatta Rajasa, salah satu elite nasional PAN.
“Begitu juga untuk ketua Kota Palembang terpilih juga bagian trah elite provinsi. Terkesan begitu jelas dan serius penataan elite PAN di wilayah ini menghadapi ujian tahun politik 2024,” kata Bagindo.
Menurut Bagindo, di bawah dirijen Hatta Rajasa, para elit maupun kader partai ini berharap memberi kontribusi relatif besar bagi perolehan dukungan suara secara nasional.
Apalagi, kata dia, tantangan partai politik semakin berat guna memenuhi PT/ET 5% yang kemungkinan besar akan menjadi acuan kolektif agar lolos mengikuti pemilu berikutnya.
Sedangkan posisi PAN saat ini masih berada di papan tengah bagian bawah.
“Artinya penataan terkait restrukturasi pengurus PAN ini butuh soliditas juga kecerdasan berpolitik yang ekstra bernas sehingga pimpinan nasional partai ini akan mampu menapilkan sumbangsih atau prestasi politik elite PAN Sumsel, dan pantas diappresiasi secara sepadan,” tegasnya.
Alumnus FISIP Universitas Sriwijaya ini menambahkan, sejauh ini sang dirijen PAN provinsi melakukan upaya gerakan rasionalosasi serta pembinaan khusus bagi jajaran elite partai di beragam tingkatan.
Bila tidak bersedia masuk berada dalam barisan kekuatan baru yang mampu memberi pengaruh signifikan terhadap perpolitikan nasional, jelas dia, maka takkan segan juga, tak heran akan diieliminasi oleh petinggi utama PAN Sumsel.
“Target politik yang pemilu serentak tahun 2024, baik itu dalam tataran daerah maupun nasional, legislatif juga eksekutif cukup jelas dilakukan,” tutur ketua Forum Demokrasi Sriwijaya ini. (noverta)
