Home Opini Konfirmasi

Konfirmasi

by Slyika

Konfirmasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) artinya adalah penegasan; pengesahan; pembenaran. Dalam bidang profesi jurnalistik atau kewartawanan konfirmasi menjadi sangat penting dan menjadi jantung pada sebuah berita.

Tanpa konfirmasi, sebuah berita bisa menjadi fitnah atau hoax alias berita bohong. Kenapa konfirmasi menjadi sangat penting? Ya karena untuk menghindari berita bohong yang tentu saja merugikan semua pihak terutama yang diberitakan.

Seperti yang dialami artis BJ karena diduga tersangkut kasus narkoba. Parahnya, sejumlah media besar dan kecil langsung melakukan penghakiman tersendiri tanpa melalui konfirmasi siapakah sosok BJ yang sebenarnya.

Alhasil, artis sekaligus aktor Ben Joshua terkena imbas negatifnya. Karena diduga media yang menanyangkan berita soal narkoba tersebut tidak melakukan konfirmasi.

Bayangkan, berita sudah tersebar dan dibaca sejuta orang lebih dan membahana ke seluruh dunia. Karena media online sifatnya yang mendunia.

Betapa parahnya dunia ini tanpa konfirmasi bisa semua orang seenak udelnya melakukan fitnah.

Beruntung artis Ben Joshua bersikap bijak dan cepat tanggap menyikapinya, sehingga kasus yang menimpa dirinya tidak melebar kemana-kemana.

Sedih, hanya karena berita tidak terkonfirmasi dengan baik, nasib seseorang bisa di ujung tanduk.

Andai saja tidak segera diselesaikan, bukan tidak mungkin Ben Joshua mengalami kerugian materil dan immateril.

Secara materi bisa saja dia reputasinya hancur karena kontrak kerja film, iklan dan keartisannya putus di tengah jalan karena berita yang nggak jelas itu.

Sedangkan secara immateril, namanya akan hancur dan dikenang sepanjang masa sebagai orang yang tidak baik. Parahnya lagi, jejak digital sulit terhapus dan bersifat abadi.

Ben Joshua pun patut kita berika apresiasi karena langsung melakukan konfirmasi melalui akun Instagramnya dan memberikan kesempatan kepada pihak yang merugikannya untuk mengklarifikasi sesuai mekanismenya.

Maka itu, ke depan sebagai mahluk sosial dalam setiap langkah, pola pikir dan ucapkan kita harus diniati untuk kebaikan. Terlebih dalam dunia media massa yang fungsinya adalah menginformasi, mendidik dan kontrol sosial.

Jangan hanya karena mengejar kecepatan berita akhirnya tidak menghiraukan ketepatan. Jangan hanya karena rating akhirnya mengorbankan sesuatu yang penting (etika).

Kiranya, kasus yang menimpa Ben Joshua menjadi yang terakhir dalam profesi kewartawanan agar tidak ada lagi kesalahpahaman.

Boy Iskandar

Jurnalis, Pemerhati Masalah Sosial

You may also like

Leave a Comment