Pandemi Covid-19 Mereda, Momentum Pas Memotivasi Semua Pegawai

by Slyika

Pandemi Covid-19 sekitar dua tahun ini membuat banyak pegawai terutama yang bertugas di sektor pelayanan publik merasakan dampaknya secara signifikan. Pengaruhnya besar sekali pada mereka. Kinerjanya menurun.

Diakui atau tidak, meski dapat dirasakan, itu terjadi. Semangatnya berkurang. Terutama pada pegawai yang hampir setiap hari, nyaris tiada henti, melayani masyarakat.

Dua profesi yang terutama merasakan dampak langsung dari pandemi Covid-19 adalah di bidang kesehatan dan pendidikan: para guru dan dosen.

Mereka umumnya sama sekali tidak pernah membayangkan semua itu bakal terjadi. Apalagi memperkirakannya.

Kenyataannya secara cepat dan bertubi-tubi, dalam melaksanakan pekerjaannya sehari-hari mereka mengalami masa-masa sulit. Intensitasnya sempat terus meningkat.

Tidak ada seorang pun yang mengetahui sampai kapan kondisi pandemi Covid-19 ini bakal berakhir. Kalaupun terjadi penurunan jumlah orang yang terpapar, tidak ada jaminan kondisinya bisa terus berkurang hingga normal.

Di saat kondisinya landai seperti sekarang ini, setelah beberapa bulan lalu mencapai puncaknya yang berakibat banyak korban jiwa, kini adalah saat yang tepat mengembalikan semangat seluruh sumber daya manusia (SDM) tanpa terkecuali.

Mereka sangat membutuhkannya sesudah sekitar dua tahun berjibaku dengan pekerjaannya yang penuh tantangan dan pengorbanan termasuk nyawa.

Perlu Dicas
Para pemimpin yang cerdas dan memiliki kepedulian tinggi pada SDMnya, tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Secara bergiliran melakukan penyegararan pada semua pegawainya dengan memberikan motivasi.

Pegawai istirahat sejenak dari rutinitas mereka. Ibaratnya baterai, sudah mulai soak sehingga perlu dicas agar kondisinya normal kembali.

Salah satu contohnya di rumah sakit yang sekitar dua tahun menangani pasien yang terpapar Covid-19. Semua pegawainya baik langsung maupun tidak langsung, terlibat menangani pasien-pasien yang terkena penyakit itu.

Direktur rumah sakit yang bijak akan memberikan penyegaran berupa motivasi pada semua pegawainya tanpa terkecuali. Seluruhnya dilibatkan dalam kegiatan itu.

Banyak manfaat yang diperoleh dari kegiatan tersebut. Diantaranya semua pegawai jadi segar kembali dan makin bersemangat melaksanakan berbagai aktivitas. Tidak hanya di tempatnya bekerja tetapi juga di luar itu.

Mereka seperti mendapatkan “tenaga” baru. Membuat semuanya makin bergairah dan semangat beraktivitas. Bersama-sama mewujudkan kinerja terbaik.

Memperlancar Komunikasi
Selain itu, terjalin semangat kebersamaan sebab selama diberi penyegaran mereka dikumpulkan dalam posisi yang setara. Tidak ada jarak, kedudukannya sama semua. Sebagai peserta.

Hal ini dapat memperlancar komunikasi di internal sebab saat kegiatan itu posisinya setara. Tidak ada gap. Apalagi kalau duduknya diberi kebebasan memilih, tidak diatur berdasarkan jabatan.

Di samping itu, mereka secara nyata merasakan bahwa sumbangsihnya selama pandemi Covid-19 diapresiasi. Tidak hanya disuruh kerja… Kerja… dan kerja…

Meski hal tersebut kelihatannya sederhana namun pengaruhnya besar sekali buat seluruh pegawai. Mereka membutuhkan apresiasi yang tulus. Tidak hanya dari atasannya tetapi juga dari orang lain.

Itulah yang perlu dilakukan kepada semua pegawai. Sehingga pemberian motivasi tidak hanya seremoni belaka. Sekedar melaksanakan tanpa makna.

Ironisnya, masih sering terjadi yang mendapatkan motivasi di institusi hanya sebagian saja. Perwakilan dari masing-masing bagian.

Kemudian kepada mereka diminta untuk “menularkan” semangat yang diperoleh kepada teman-temannya yang tidak ikut acara tersebut.

Jika itu dilakukan, hanya mubazir. Perbuatan yang sia-sia. Mengeluarkan banyak biaya, tenaga, waktu, dan lain-lain namun hasilnya minimal. Jauh dari yang diharapkan.

Ketika pandemi Covid-19 reda, sebaiknya para pemimpin di setiap institusi terutama yang terkena langsung dampaknya, totalitas menyemangati pegawainya. Secara bergantian memberikan penyegaran berupa motivasi.

Semua pegawai adalah aset utama bagi institusi, sehingga melakukan aktivitas itu sama sekali tidak ada ruginya. Untungnya sangat banyak. Bakal dirasakan beberapa bulan mendatang.

Setelah diberi motivasi, secara bertahap kondisinya bakal normal kembali. Bahkan produktivitas mereka secara signifikan akan meningkat.

Semoga pasien Covid-19 jumlahnya terus menurun. Di sisi lain semua pimpinan di institusi memanfaat momentum ini untuk mengembalikan semangat seluruh pegawainya dengan memberikan motivasi yang memang sangat mereka butuhkan. Aamiin ya robbal aalamiin…

Dari Bogor menjelang silaturahim ke teman-teman, saya ucapkan selamat berusaha mengembalikan semangat semua pegawai yang menurun drastis selama pandemi Covid-19. Salam hormat buat keluarga.

Dr Aqua Dwipayana
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional

0 comment
1

Related Post

Leave a Comment