Di dunia ini tidak ada seorang pun yang mau sakit, termasuk terpapar Covid-19. Semuanya ingin sehat lahir batin, jasmani dan rohani baik di dunia maupun di akhirat.
Namun TUHAN menakdirkan seseorang sakit. Itu tidak bisa dielakkan. Harus dijalani.
Begitu sakit termasuk terpapar Covid-19, fokuslah pada penyembuhannya. Tidak perlu sibuk mencari penyebabnya, apalagi sampai menduga-duga yang belum tentu kebenarannya.
Jika tidak disikapi dengan hati-hati dan bijaksana bisa menimbulkan fitnah. Menuduh asal-muasal penyebab sakit itu.
Tentang ini yang tahu hanya TUHAN, bukan yang lain. Karena itu mintalah pertolongan padaNYA untuk penyembuhan sakit tersebut.
Supaya cepat sembuh, paling utama adalah dorongan dari dalam diri orang yang sakit. Harus memiliki keinginan dan keyakinan yang kuat supaya sehat kembali.
Serahkan pada Ahlinya
Secara paralel perlu mengelola hati dan pikiran. Dua hal ini sangat penting karena berpengaruh besar pada penyembuhan sakitnya.
Harus berupaya secara maksimal agar hatinya bersih. Jangan menyimpan noda negatif meski hanya setitik.
Salah satunya harus benar-benar ikhlas menerima sakitnya. Tidak menyalahkan siapa-siapa yang menyebabkan dirinya sakit.
Begitu juga pikirannya harus selalu positif. Melihat dan menilai semuanya dari sisi yang baik. Sehingga tidak menambah beban selama sakit.
Sedangkan dengan pihak eksternal adalah segera memeriksakan diri ke dokter tentang sakitnya. Sehingga mendapat pengobatan yang tepat.
Saat melakukan itu, harus yakin dengan dokter tersebut. Hal ini sangat penting sebab berpengaruh besar pada kesembuhannya.
Kemudian simak dan laksanakan semua nasihat dokter. Jangan sampai dibantah. Ingat segala sesuatu harus diserahkan pada ahlinya.
Sejak dulu sampai akhir zaman, dokter paling ahli untuk urusan kesehatan. Sehingga kalau sakit berobatnya ke dokter.
Yakini yang Terbaik
Semua masukan yang disampaikan orang lain perlu disimak. Meski tidak seluruhnya harus diikuti.
Contohnya ketika terpapar Covid-19. Karena sudah banyak orang yang mengalami sakit serupa, pengalamannya jadi beragam.
Saya merasakan hal itu. Mereka yang pernah terpapar Covid-19, baik para saudara maupun teman-teman menceritakan pengalamannya. Disertai saran-saran buat penyembuhan sakit tersebut.
Saya cerna satu-persatu. Saran-saran yang bisa dilaksanakan, segera saya lakukannya. Tentunya diiringi dengan keyakinan khasiatnya agar bisa sembuh.
Berbagai usaha perlu dilakukan. Meski yang menentukan sembuh atau tidak dan durasi waktunya berapa lama, sepenuhnya keputusan TUHAN.
Setelah melakukan semua itu secara konsisten, tinggal menunggu takdir dari TUHAN. Apa pun yang terjadi yakinilah hal tersebut yang terbaik. Tidak perlu disesali apalagi sampai ditangisi berhari-hari.
Semoga dengan fokus pada kesembuhan yang diiringi hati bersih, pikiran positif, serta berdoa kepada TUHAN, membuat sakitnya jadi hilang. Sembuh total. Aamiin ya robbal aalamiin…
Dari Bogor sambil mensyukuri isolasi mandiri sehingga bisa istirahat total hampir dua minggu, saya ucapkan selamat berusaha memotivasi diri sendiri untuk melakukan semua aktivitas yang positif. Salam hormat buat keluarga.
Dr Aqua Dwipayana
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional