PALEMBANG – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Palembang melakukan aksi unjuk rasa di simpang 5 kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (7/4/22).
Dalam aksi unjuk rasa tersebut, mahasiswa sepakat menolak penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode pada pertengahan April mendatang.
Selain menolak jabatan Presiden tiga periode, aksi unjuk rasa tersebut juga dilakukan terkait naiknya harga bahan pokok dan sembako, serta kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar.
Rangga, mahasiswa dari Universitas Sriwijaya mengatakan, unjuk rasa tersebut dilakukan untuk menolak jabatan Presiden 3 periode.
“2 periode saja tidak becus, apalagi mau 3 periode,” kata Rangga saat aksi.
Rangga menilai, jika pada masa kepresidenan Joko Widodo kelangkaan minyak solar dan harga bahan pokok sembako semakin buruk dan menyengsarakan masyarakat.
“Kita ketahui, pada masa pemerintahan Jokowi harga bahan pokok sembako melonjak tinggi, BBM jenis solar semakin langka, tentu dalam hal ini yang sangat dirugikan masyarakat kecil yang semakin menjerit,” tegasnya.
Untuk itu, lanjut Rangga, pihaknya meminta para wakil rakyat khususnya dalam hal ini anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan agar kiranya dapat mendengar aspirasi tuntutan yang kami sampaikan. (deansyah)
