Dikeroyok Belasan Anggota Ormas, Jukir Ini Babak Belur Tak Sadarkan Diri

Dikeroyok Belasan Anggota Ormas Jukir Babak Belur Tak Sadarkan Diri. Foto/Ist

PALEMBANG – Bimo (19), juru parkir (Jukir) Toko MM Agung di Jalan AMD Talang Jambe, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang, Sumsel diduga menjadi korban salah sasaran pengeroyokan oleh belasan anggota organisasi masyarakat (Ormas).

Bahkan, aksi pengeroyokan tersebut terekam kamera CCTV dan menghebohkan media sosial.

Dalam video, terlihat korban terkapar tak berdaya, dan kepalanya diinjak oleh salah satu terduga pelaku.

Akibat kejadian itu, korban sempat tak sadarkan diri dan mengalami sejumlah luka lecet, serta harus menjalani perawatan intensif selama tiga hari di RS Bhayangkara Palembang.

Tak terima anaknya jadi korban pengeroyokan, Idayani (40), warga Lebung Jaya, Kecamatan Sukarami, didampingi kuasa hukumnya, Achmad Azhari, melapor ke SPKT Polrestabes Palembang.

“Saya dikeroyok saat jaga parkiran di lokasi kejadian. Mereka sekitar orang 15 lebih, berpakaian seragam loreng warna orange. Saya digebuki pakai besi dan dipukul sampai pingsan,” ujar Bimo, Selasa (10/5/22).

Menurut korban, dirinya tidak mengetahui penyebab belasan terduga pelaku mengeroyok dirinya. “Saya tidak ada masalah sama mereka, dan tidak ada satupun yang saya kenal,” katanya.

Sementara itu Achmad Azhari, kuasa hukum korban menambahkan, dirinya merasa terpanggil melihat aksi kekerasan yang dialami oleh korban.

“Diduga salah sasaran, karena klien kita baru hari itu jaga parkir di TKP, dan itu juga diajak temannya,” ujarnya.

Dia berharap, pihak kepolisian dapat segera menindak lanjuti LP kliennya, sehingga kasusnya dapat segera diselesaikan.

“Apa pun alasannya, aksi kekerasan tidak boleh dilakukan, apa lagi jika itu diduga dilakukan oleh Ormas,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi membenarkan adanya laporan tersebut. “Benar, LP nya sudah diterima dan akan segera ditindak lanjuti,” tuturnya. (deansyah)

Related posts

Wakil Ketua Komisi IX: Ketua BGN Baru Harus Mampu Menjalankan Amanat Presiden

Kasus Hanania Travel Telan Rp12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah

Gema Kosgoro Kirim Karangan Bunga, Apresiasi Presiden Copot 3 Pejabat BGN