Home Berita Jelang Idul Adha, BAZNAS Optimis Momen Kebangkitan Ekonomi Umat

Jelang Idul Adha, BAZNAS Optimis Momen Kebangkitan Ekonomi Umat

by Slyika

JAKARTA – Kondisi perekonomian peternak mustahik yang terpuruk setelah dihantam pandemi, membuat Hari Raya Idul Adha jadi salah satu pemicu kebangkitan ekonomi umat. Apalagi pada kurban tahun ini, Pemerintah telah memberi kelonggaran terhadap berbagai aktivitas, termasuk jual beli ternak, meski tetap menjalankan protokol kesehatan ketat.

Selama ini BAZNAS selalu mendorong kebangkitan ekonomi umat apalagi pada momentum Idul Adha 1443 H ini. Pemberdayaan peternak mustahik yang dijalankan BAZNAS selama ini akan mencapai puncaknya pada momentum Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Selain pemberdayaan peternak mustahik, BAZNAS juga terus mengupayakan agar daging kurban yang disembelih di wilayah perkotaan, dapat dinikmati masyarakat di daerah pedesaan, pesisir, bahkan di daerah perbatasan.

“Gagasan pertama yang kita lakukan adalah bagaimana agar daging kurban dari kota dapat dinikmati oleh saudara-saudara kita yang berada di desa-desa. Itulah yang digaungkan BAZNAS dalam setiap momentum kurban,” tegas Deputi 1 Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Arifin Purwakananta.

Menurut Arifin Purwakananta, idealnya masyarakat yang berkurban dapat memberdayakan keluarga peternak kecil, sehingga kurban menjadi sarana untuk meningkatkan peternakan milik masyarakat.

Arifin Purwakananta juga mengatakan, BAZNAS juga turut mendorong modernisasi dalam berkurban, yakni dengan menggencarkan Kurban Online BAZNAS yang telah digaungkan sejak 2016 lalu. Dimasa pandemi, Kurban Online BAZNAS sangat relevan untuk diterapkan karena menunaikan ibadah kurban di BAZNAS dapat dilakukan dengan mudah dan nyaman tanpa harus keluar rumah, sehingga masyarakat tak harus saling bertemu untuk menghindari penularan Covid-19.

Dengan telepon genggam atau perangkat komputer, masyarakat sudah bisa berkurban dan dapat dilakukan di mana saja, dengan mengakses baznas.go.id/kurban , dan mengikuti petunjuk yang tersedia dengan mudah.

BAZNAS turut menjamin keamanan hewan kurban di seluruh Balai Ternak BAZNAS dari wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). BAZNAS juga menerapkan pendampingan ketat serta langkah pencegahan penularan penyakit di seluruh balai ternak binaan.

Berbagai langkah itu di antaranya membatasi keluar masuknya ternak maupun orang ke lokasi Balai Ternak BAZNAS dan kandang peternak rakyat; melakukan penyemprotan kandang, kendaraan, peralatan dan perlengkapan kerja dengan desinfektan yang efektif; memberikan pakan dan obat vitamin sehingga meningkatkan imunitas ternak; melakukan koordinasi dengan dinas setempat untuk mencegah timbulnya wabah.

“Selain itu BAZNAS juga rutin melakukan edukasi pencegahan PMK kepada peternak mustahik, sehingga peternak dapat melakukan pencegahan dini dan tidak panik selling,” ujar Arifin Purwakananta. (abdul halim)

You may also like

Leave a Comment