Andrigo: Single Karam Ditengah Harapan, Kisahkan Penghianatan Cinta Wanita kepada Kekasihnya

by Slyika

Penyanyi Pop Melayu Andrigo angat konsisten dengan pilihan karirnya di dunia musik. Sebagai penyanyi asal Riau, pelantun “Pacar Selingan” ciptaan Yogi RPH sekaligus pencipta lagu “Lagi Syantik” Siti Badriah itu tetap memilih berada di jalur musik Melayu.

Lewat lagu-lagunya ini, nama Andrigo melambung tinggi sehingga dikenal para pecinta musik Tanah Air bahkan sampai ke negeri tetangga seperti Malaysia.

Kali ini, Andrigo mempersembahkan kembali single terbarunya yang bertajuk “Karam Ditengah Harapan” ciptaan Tegar CS.

Dirilisnya single “Karam Ditengah Harapan” di tahun 2022 ini sekaligus menggenapkan karya bernyanyi Andrigo sampai saat ini dengan memiliki 10 lagu jagoan di label NAGASWARA.

Single ini sebelumnya sudah rampung take vokal sejak tahun 2000 akhir. Tetapi, bukan sengaja menunda-nunda, namun karena memang waktu itu di Pekanbaru Riau, Andrigo merasa sulit ke Jakarta karena dampak pandemi Covid 19.

“Ya betul single terbaru ini menjadi single yang ke 10 yang telah dirilis di NAGASWARA. Lagu terbaru ini memang proses rekamannya telah rampung akhir tahun 2000 lalu, namun karena pandemi jadi tertunda, karena Andrigo di Riau tidak dapat pergi ke Jakarta,” ucap Andrigo.

Lagu “Karam Ditengah Harapan” bercerita tentang penghianatan seorang kekasih (cewek) kepada pasangannya (cowoknya).

Semua hubungan cinta yang sudah lama terjalin dengan target dan rencana-rencana serius ke jenjang pernikahan seketika menjadi kandas, seperti ombak yang menghantam sebuah kapal yang sedang berlayar dan menghempaskannya menjadi karam ditengah lautan.

“Cerita di lagu ini memang sangat dalam tentang hubungan cinta yang sudah terjalin dalam dengan penuh rencana dan terget ke jenjang pernikahan, semuanya menjadi hancur berantakan seperti ombak besar yang menghantam kapal yang sedang berlayar dan menenggelamkannya ke dasar lautan,” ungkap Andrigo si murah senyum ini.

Mengenai konsep musik di lagu ini jauh berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya, karena di lagu “Karam Ditengah Harapan” benar benar berciri khas slow rock Melayu Malaysia dengan alunan yang lebih lambat baik secara tempo dan kemasan musiknya yang diaransemen oleh tangan dingin Fuad Semar Pro.

Adapun untuk mengarapan syuting video klip disutradarai oleh Bimo, dari Ivy Creatif Production dengan mengambil lokasi syuting di Resto Kopitok, Kemang, Jakarta Selatan.

Video klip single Andrigo “Karam Di Tengah Harapan” salah satu bagian konsepnya adalah tentang percintaan dari sepasang kekasih yang sudah lama terjalin namun kandas di tengah jalan, terombang ambing di tengah harapan sesuai dengan alur cerita dari lirik lagunya.

Andrigo penyanyi yang pernah merilis single “Pacar Selingan”, “Terbunuh Rindu”, “Cinta Yolanda, “Cinta Sia-sia, “Melamar Cinta”, “Isabella”, “Pasti Kembali, “Allah Semesta Alam”, dan “Allahu Akbar” dan kini “ Karam Ditengah Harapan”, memang dari awal sampai saat ini tetap konsisten di jalur Melayu.

“Konsistensi aku bawain lagu bergenre pop Melayu dari awal aku hadir di industri musik tanah air hingga kini, lantaran Indonesia bagian dari rumpun Melayu, dan musik pop Melayu akan aku pertahankan terus,” katanya.

Menurut Andrigo, musik genre pop Melayu tidak akan pernah padam sampai kapanpun.

Bahkan, saat ini trend musik Melayu kembali trending di YouTube, karena lagu lagu Melayu klasik yang hits di era tahun 80an kembali dibawakan oleh para Youtuber musik Indonesia.

“Semoga single terbaru aku nantinya banyak dicover oleh para Youtuber, agar single terbaru aku hits di blantika musik,” harap penyanyi jebolan UIN Suska Riau itu.

“Semoga di tahun 2002 ini naik kelas, tentunya dengan dukungan semuanya, teman-temen media, keluarga besar NAGASWARA, dan karena keluarga besar NAGASWARA membantu mempromosikan,” pungkasnya. (pr)

0 comment
2

Related Post

Leave a Comment