JAKARTA – AndraBels dan Putranya Oneal menjalani misinya selama delapan hari sejauh 1500 kilometer. Kuliner sambil Motoran (KULINERAN) adalah tema yang digaungkannya.
Siapa yang tidak mengenal AndraBels? Bagi biker tentunya sudah mengenal figur pria yang bertubuh tinggi ini. Ride For Friendship (RFF)-Father and Son, sebuah nama yang dicetuskannya bersama putranya Oneal. RFF 1, 2, dan 3 telah dituntaskan beberapa waktu lalu. Ayah dan putranya tetap bersama hingga kini dalam touring jarak jauh tanpa mengenal lelah dan waktu. Tahun 2023 mendatang RFF akan touring ke sembilan negara di Asia. Ia akan menunggangi Kawasaki Versy 250 CC motor kesayangannya itu. Perlu persiapan untuk menuju perjalanan riding yang melibas ribuan kilometer nantinya.
“Sebelum touring Asia, RFF Father and Son ini, saya AndraBels dan anak saya Syachnail jalani touring pemanasan. Kami mengambil tema Kuliner sambil Motoran (KULINERAN) yang akan mengeksplor menu khas daerah yang akan saya lalui, seperti Bandung, Yogyakarta dan Purwokerto. Perjalanan ini hanya menghabiskan waktu delapan hari,” kata AndraBels kepada beritaind.com di Kafe Deket Rumah, Pluit, Jakarta Utara.
Ia mengatakan, KULINERAN ini AndraBels dan putranya Oneal, demikian nama panggilan untuk anaknya ini akan mengupas tuntas menu-menu makanan daerah tersebut. Misalnya Mie Kocok Bandung, mulai dari pembuatannya hingga rasa serta sejarah makanan tersebut. Tujuannya agar biker di Indonesia lebih mengenal makanan khas daerah yang ada di Tanah Air Tercinta ini.
“Ini merupakan salah satu jalan membangkitkan perekonomian UKM yang ada di Indonesia khususnya Kuliner. Banyak sekali UKM yang harus di support dan didukung agar tetap eksis,” ucap AndraBels.
Rute yang ditempuh Father and Son ini berjarak lebih kurang 1.500 Km (pp). Seperti, Jakarta – Bandung – Jogjakarta (eksplor di Magelang mengunjungi Bambu View dan Nepal van Java) – Wonosobo – Dieng – Purwokerto – Bandung – Jakarta/Bekasi.

“Selain mengunjungi tempat-tempat kuliner khas daerah yang kami lintasi, di Yogyakarta kami juga akan menuju Magelang dan mengeksplor ke Bambu View dan Nepal van Java,” lanjut Andrabels.
Pakai Helm G2 Batik Sekar Jagat
Untuk mendukung safety riding perjalanannya ini, Selain apparel yang dipergunakannya, Father and Son didukung oleh PT Poliprima Cipta Unggul (PCU), helm G2. RFF Father and Son KULINERAN menggunakan helm G2 tipe Optimax dengan desain batik Sekar jagat. Yang merupakan batik Indonesia.
“Batik Sekar Jagat ini di desain motifnya oleh kaum Difabel. Kemudian desain itulah yang diaplikasikan di helm G2 warna hitam double visor. Mulai sekarang RFF Father and Son akan memperkenalkan produk produk Indonesia. Batik merupakan ciri khas bangsa kita. Helm G2 made in Indonesia, sebuah karya yang akan mendunia ke depannya,” kata AndraBels di depan bikers lainnya yang turut hadir di acara pelepasan tersebut.

Presdir Helm G2 Kibarkan Bendera Start
Derry Baginda Siregar, Presiden Direktur Helm G2 hadir di acara RFF Father and Son KULINERAN. Presdir yang menggunakan batik berwarna biru ini mengibarkan bendera start, yang menandakan seremonial pelepasan RFF KULINERAN.
G2 Helmet sebagai produsen helm lokal mengambil kesempatan ini untuk ikut mendukung RFF dalam lebih memperkenalkan batik kepada dunia Internasional yang dilakukan oleh bapak dan anak ini dalam Father and Son-Ride For Friendship 4.
“Melalui support ini kami berharap bisa turut memperkenalkan batik sebagai kerajinan khas Indonesia kepada dunia Internasional. Dan kami juga ingin memperkenalkan helm buatan lokal yang mempunyai kualitas bersaing,” ucap Derry Baginda Siregar, Presiden Direktur Helm G2.
Selain melepas keberangkatan touring KULINERAN ini pihaknya juga ingin mengundang teman-teman komunitas untuk datang ke Kafe Deket Rumah yang ada di Galeri G2, Pluit Mas, Jakarta Utara.
“Silakan teman teman komunitas mampir di Kafe Deket Rumah sembari melihat lihat produk helm dan mencicipi menu kami yang bervariasi,” katanya.
