Home Opini Filosofi Lumut Inspirasi Resolusi Tahun Baru 2023 yang Bikin Salut

Filosofi Lumut Inspirasi Resolusi Tahun Baru 2023 yang Bikin Salut

by Slyika

Ad Familia Indonesia, sebuah lembaga yang memberikan layanan psikologi bagi keluarga-keluarga, pendampingan panti-panti asuhan dan LSM, serta mengembangkan berbagai terapi dan metode untuk kebaikan individu, keluarga dan komunitas mengajak masyarakat umum bersama-sama menyambut tahun 2023 dengan membahas perubahan dunia dan mempersiapkan diri untuk menjadi bermanfaat bagi sesama.

Dengan nara sumber Pendiri dan Direktur Ad Familia Indonesia, DR. Mona Sugianto, M.Psi Psikolog. Afi karuna tahun ini mengangkat tema “Pioneer” terinspirasi dari filosofi lumut sebagai tanaman perintis.

Acara yang akan diselenggarakan kamis, 5 Januari 2023 online via aplikasi zoom ini dapat diakses menggunakan link pendaftaran ke https://bit.ly/Resolusi2023AFI dengan biaya kontribusi sebesar Rp35.000 perorang.

Perlu diketahui bahwa resolusi adalah suatu harapan dan target baru, mengingat bahwa satu tahun sudah dilalui dan terdapat pembelajaran serta peluang untuk mewujudkan juga memperbaiki yang tertunda bahkan mengenyahkan yang sudah tidak relevant lagi.

Pada dasarnya, membuat resolusi tahun baru penting bagi setiap individu. Pasalnya resolusi ini dapat membuat setiap orang mempunyai arah dalam hidup melalui tujuan yang ingin dicapai.

Pengertian resolusi dilansir dari laman situs kamus Cambridge adalah janji yang dibuat pada diri sendiri untuk memulai sesuatu yang baik dan menghentikan kebiasaan yang buruk mulai dari hari pertama di tahun baru.

Dengan kata lain, resolusi adalah membuat keinginan atau cita-cita yang dituangkan dalam rencana baik tertulis maupun tidak tertulis.

Menyambut Tahun 2022 kemaren, AFI karuna mengangkat tema “Hope” (harapan). Harapan menurut Selignen (ken, 1005) yang dikutip oleh Anni dalam penelitiannya adalah suatu emosi positif mengenai masa depan dalam meningkatkan kemampuan seseorang untuk mencapai tujuan yang jelas dimasa depan.

Harapan memiliki manfaat yang sangat besar dalam membentuk individu yang bermental sehat serta mendorong individu untuk berperan aktif dan positif dalam kehidupannya. (studi Anni Zulfianai Husnar, dkk. “Harapan, Tawakal dan Stress akademik” Jurnal penelitian psikologi Vol. 2 no 1 (2017)).

Dan merespond awal tahun 2023 ini, AFI karuna mengambil tema “pioneer” yang terinpirasi dari lumut.

Peran tumbuhan perintis menjadi bagian penting dari proses ekologi paling mendasar suksesi alam, yaitu proses pemulihan yang secara alami terjadi setelah munculnya gangguan pada ekosistem.

Secara sederhana, “pioneer species” atau tumbuhan perintis adalah spesies yang pertama kembali ke lingkungan rusak karena gangguan berat seperti kebakaran dan pengundulan hutan.

Seraya bertahan hidup, jenis-jenis perintis memulai pemulihan ekosistem dengan mengubah lingkungan yang rusak dan membuatnya menjadi tempat yang lebih ramah untuk organisme lain datang dan mulai hidup bersama.

Sedangkan perubahan adalah keniscayaan. Hidup memaksa kita tidak saja sekedar mengikuti perubahan (follow the change), melainkan sudah berada dalam perubahan (with in the change) bahkan sedang memimpin perubahan (lead the change).

Dan memahami perubahan dunia akan membantu kita mempersiapkan diri untuk menjadi bermanfaat bagi sesama.

Bukankah satu-satunya hal yang lebih buruk daripada menjadi buta adalah memiliki penglihatan tetapi tidak memiliki penglihatan ? (Hellen keller).

Walaupun sejatinya bukan “Tahun baru” yang menjadi esensi. Resolusi menjadi diri yang baru adalah resolusi “tiap hari”.

Setiap hari adalah baru. 24 jam yang baru, 1.440 menit yang baru, 86.400 detik yang baru. Setiap hari adalah baru yang siap untuk direngkuh.

Dan membuat resolusi bisa menjadi diantara cara yang ampuh. Sehingga mengikuti acara resolusi tahun baru 2023 yang akan diselenggarakan oleh AFi karuna kamis (5/1/23) besok bisa menjadi langkah awal yang membantu.

Tio Novi

You may also like

Leave a Comment