Home Sport Kenalkan Tagline Jakarta Datang, Jakarta Menang, KONI DKI Targetkan Atlet PON 2024 Lolos Berperingkat Tinggi

Kenalkan Tagline Jakarta Datang, Jakarta Menang, KONI DKI Targetkan Atlet PON 2024 Lolos Berperingkat Tinggi

by Slyika

JAKARTA – KONI Provinsi DKI Jakarta mengusung tekad merebut juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) Sumut-Aceh XXI/2024.

Pada ajang multi event olahraga nasional tiga tahunan itu persiapan kontingen DKI Jakarta menuju babak kualifikasi PON Aceh – Sumatera Utara sudah on the track.

Ketua Umum KONI DKI Jakarta DR Hidayat Huamid MPd mengatakan masing-masing cabang olahraga sudah melakukan program latihan sesuai dengan perencanaan, termasuk training camp, try out, mapun penggunan pelatih asing.

“Babak kualifikasi atau Pra PON itu adalah pintu masuk bagi atlet untuk bisa tampil di PON Aceh-Sumut 2023. Target kita adalah meloloskan atlet sebanyak mungkin dengan peringkat terbaik di setiap cabor,” kata Hidayat Humaid dalam acara press gathering dengan media cetak, online, dan televisi di Gedung KONI DKI Jakarta Pusat.

Selain Ketua Umum KONI DKI, Wakil Ketua Umum II Gde Sardjana dan Wakil Ketua Umum III Facthul Anas hadir sebagai pembicara dengan moderator Syaiful Jihad.

Hidayat menambahkan target tersebut bisa tercapai dengan program latihan yang baik dan terukur.

Minimal peringkat 4 untuk cabor beregu dan bisa saja peringkat 5 dan 6 untuk cabor perorangan dengan melihat petensi atlet tertentu.

“Secara umum KONI DKI sudah mempelatdakan atlet sejak Juni 2022 untuk cabor perorangan, dan mulai awal Januari 2023 sudah lengkap dengan cabor beregu atau tim,” lanjut Hidayat Humaid.

Hidayat juga menyebutkan, sebagian atlet DKI Jakarta juga sudah lolos babak kualifikasi, terutama mereka yang berada di Pelatnas dan memperkuat kontingen Indonesia di SEA Games Kamboja yang mulai bergulir 5 – 17 Mei 2023.

“Bahkan hal yang menggembirakan bagi kita, baru saja atlet senam artistik DKI Rifda Irfanaluthfi meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2023 di Jerman,” ucapnya.

Sementara itu Gde Sardjana menambahkan, kandala yang dihadapi atlet DKI Jakarta dalam latihan adalah masalah sarana latihan yang terbatas.

Banyak sarana olahraga yang dikelola Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), namun atlet Pelatda tidak bisa leluasa menggunakannya karena harus bayar dan lain sebagainya.

“Kalau pun ada sarana yang baik seperti di GBK Senayan Jakarta, sewanya mahal,” kata Gde Sardjana.

Wakil Ketua Umum III Facthul Anas menegaskan, pentingnya kerja sama antara KONI Provinsi DKI dan wartawan peliput olahraga. Baik yang dari unit SIWO PWI Jaya maupun dari wartawan Balaikota.

“Kami mengharapkan support dari wartawan untuk bekerja sama memajukan olahraga DKI Jakarta. Kerja sama itu bisa dijalin dalam bentuk sport intelijen,” kata Anas.

Dikatakan, target besar DKI pada PON adalah juara umum. Untuk itu, kita perlu mengukur kekuatan lawan yang menjadi kompetitor kuat di PON, seperti Jawa Barat dan Jawa Timur.

“Tentu saja bukan hanya DKI yang melakukan hal ini. Para pesaing pun akan melakukan hal yang sama untuk mencari kelebihan dan kekurangan lawan yang akan dihadapi,” lanjut Anas.

Anas juga mengenalkan tagline KONI DKI Jakarta “Kami juga telah mempunyai Tagline untuk Kontingen DKI Jakarta yakni, ‘Jakarta Datang, Jakarta Menang’,” ungkap Anas.

You may also like

Leave a Comment