JAKARTA – Aktivis dan intelektual muda Syafrudin Budiman SIP, Ketua Umum Ormas DPP Perhimpunan UKM Indonesia positif maju di Dapil DKI Jakarta I di satu Kota Jakarta Timur.
Syafrudin maju sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN).
“Alhamdulillah saya positif maju sebagai Bacaleg PAN DPR RI Dapil DKI Jakarta I Jakarta Timur,” ujarnya kepada media, Jumat (19/5/23).
“Saya lagi fokus menyelesaikan perbaikan berkas persyaratan dan berkas-berkas caleg yang diminta KPU RI sesuai domisili KTP,” lanjutnya.
Pria yang disapa Gus Din ini dalam persiapan kampanye mengusung isu kepedulian UMKM dan kesejahteraan.
Sebagai sosok yang lahir dari kalangan pengusaha dan UMKM, dirinya akan memperjuangkan kalangan UMKM, koperasi dan pedagang secara politik dan ekonomi.
“Indonesia perlu Rancangan Undang-undang (RUU) Pemulihan Ekonomi Nasional paska pandemi Covid-19 dan restrukturisasi utang luar negeri,” jelas Ketua Bidang Sosial Ekonomi DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Periode 2006-2008 ini.
“Selain itu perlu RUU Perlindungan UMKM, koperasi dan pedagang kecil agar ada perlindungan dan kepedulian bagi pengusaha kecil dan menengah bisa berkembang maju,” lanjutnya.
Selain itu, Gus Din juga mengusung isu kepedulian kepada dunia pendidikan dan kesehatan.
Bagaimanapun, kata dia, agar Indonesia maju harus pendidikannya baik dan kesehatannya juga baik.
“Pembangunan SDM Indonesia unggul harus terus didukung dan diteruskan yang menjadi program Presiden Jokowi,” terang Gus Din yang juga Ketua Relawan Jokowi Barisan Pembaharuan (BP) pada Pilpres 2019 lalu.
Menurutnya, tepat 100 tahun Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2045, bangsa dan negara Indonesia benar-benar merdeka.
“Saya memiliki 7 misi perjuangan politik menuju kursi Senayan. Keadilan sosial, kesejahteraan, ekonomi kerakyatan, kesetaraan ekonomi, kemajuan ekonomi, persamaan hak dan penegakan hukum,” paparnya.
Terakhir, kata Gus Din, untuk bisa mewujudkan cita-cita di atas, dirinya, membentuk sistem strategi organisasi yang sempurna dalam rangka meraih kursi di DPR RI.
“Saya menyusun strategi organisasi pemenangan dan kesuksesan menuju kursi Senayan dengan target 150.000 suara,” ungkapnya.
“Strategi itu meliputi, tim inti pemenangan, tim telawan, tim penggalangan dana, tim sosialisasi dan kampanye via media sosial dan gerakan massa. Semua akan digerakkan untuk meraih kemenangan. Mohon doa,” pungkasnya.
Penulis: red