Home Berita Dr Aqua Dwipayana: Satpol PP Harus Fokus Meningkatkan Kapasitas Komunikasi dalam Memberikan Pelayanan Publik

Dr Aqua Dwipayana: Satpol PP Harus Fokus Meningkatkan Kapasitas Komunikasi dalam Memberikan Pelayanan Publik

by Slyika

PADANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) harus fokus pada upaya peningkatan kapasitas komunikasi dalam upaya memberikan pelayanan masyarakat yang lebih baik demi menciptakan ketertiban umum dan ketenteraman di tengah masyarakat.

Demikian disampaikan Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana menjelang kehadiran di Ranah Minang, Sumatera Barat.

Dalam setiap kehadiran di sebuah tempat, pria ramah ini senantiasa memaksimalkan diri untuk menjalankan silaturahim dan kegiatan produktif lainnya. Seperti juga yang dilakukannya dalam lawatan ke Kota Padang, Kamis 30 November 2023.

Usai berbicara di jajaran pimpinan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Padang dan para pegawai di jajaran Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Hakim Kota Padang, doktor Komunikasi lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran tersebut melanjutkan kiprah Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada sekitar 400 pejabat struktural, fungsional, dan staf di Satpol PP Pemerintah Kota Padang.

Sharing Komunikasi dan Motivasi tersebut bertajuk “Komunikasi dan Adaptasi Terhadap Pelayanan Masyarakat untuk Menciptakan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat”, pada Kamis 30 November 2023 di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan, Jalan. Bagindo Aziz Chan No. 2 Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.

Sharing dilakukan sebanyak dua sesi pada pukul 13.00-15.00 serta pukul 15.00-17.00 WIB.

“Langkah pertama yang diambil adalah investasi dalam pelatihan komunikasi bagi anggota Satpol PP. Dengan memahami pentingnya komunikasi yang efektif dalam tugas pelayanan masyarakat, personel Satpol PP diberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi, baik dalam situasi rutin maupun dalam penanganan situasi yang lebih kompleks,” ucap Dr Aqua Dwipayana.

Pria yang memiliki jejaring persahabatan yang luas ini lebih jauh menjelaskan, pengenalan teknologi komunikasi modern juga menjadi fokus utama dalam peningkatan kapasitas Satpol PP.

Mereka kini menggunakan aplikasi seluler dan platform daring untuk memfasilitasi interaksi dengan masyarakat.

Adanya sistem pelaporan online, masyarakat dapat dengan mudah melaporkan situasi yang memerlukan perhatian Satpol PP, memberikan respon yang lebih cepat dan efektif.

“Selain itu, Satpol PP juga melibatkan diri dalam kegiatan pencegahan melalui kampanye sosial yang proaktif. Mereka menggunakan media sosial dan berbagai platform daring untuk menyebarkan informasi tentang aturan, peraturan, dan langkah-langkah preventif guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib,” kata Dr Aqua Dwipayana.

Dalam paparan menjelang sharing, Dr Aqua Dwipayana menyampaikan bahwa Satpol PP memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

Satpol PP harus menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa dan meningkatkan upaya komunikasinya untuk lebih efektif melayani masyarakat.

Salah satu langkah signifikan yang dapat diambil oleh Satpol PP menurut Dr Aqua Dwipayana adalah peningkatan komunikasi dengan masyarakat.

Mereka harus aktif terlibat dalam dialog terbuka dengan warga untuk memahami kebutuhan dan aspirasi mereka.

Melalui pertemuan komunitas, diskusi kelompok, dan kehadiran dalam acara-acara lokal, Satpol PP menciptakan jalur komunikasi yang lebih terbuka dan membangun hubungan positif dengan masyarakat.

“Adaptasi Satpol PP terhadap kebutuhan masyarakat juga penting dalam upaya pendekatan yang lebih responsif terhadap perubahan lingkungan sosial. Mereka tidak hanya bersifat penegak hukum, tetapi juga menjadi mitra dalam penyelesaian masalah masyarakat. Misalnya, mereka terlibat dalam pemecahan konflik antarwarga dan memberikan edukasi terkait peraturan-peraturan yang berlaku,” kata Dr Aqua Dwipayana.

Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Pusat itu lebih jauh mengatakan tentang pentingnya pelayanan masyarakat juga diperkuat dengan memberikan pelatihan kepada personel Satpol PP.

Mereka diberdayakan dengan keterampilan komunikasi interpersonal, penanganan konflik, dan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas mereka. Hal ini membantu menciptakan citra positif Satpol PP di mata masyarakat.

“Selain itu, Satpol PP turut berperan aktif dalam kampanye kebersihan dan keindahan lingkungan. Mereka tidak hanya bertugas menegakkan peraturan terkait kebersihan, tetapi juga ikut serta dalam kegiatan membersihkan dan merapihkan wilayah setempat. Hal ini mencerminkan keterlibatan mereka dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan bersih bagi masyarakat,” tutur Dr Aqua Dwipayana.

Optimalkan Waktu
Pemberian Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada petugas Satpol PP merupakan sesi tambahan dan mendadak. Sebelumnya tidak direncanakan acara buat mereka.

Ide dan usulannya muncul dari Dr Aqua Dwipayana. Ketika sedang di Padang, pembicara laris yang hobi berbagi itu melihat masih meliliki waktu luang. Meski hanya beberapa jam saja.

Selama ini Dr Aqua Dwipayana sangat disiplin untuk urusan waktu dan selalu berusaha mengoptimalkannya. Rasanya sayang sekali jika ada waktunya yang terbuang percuma.

Kemudian mantan wartawan di banyak media besar yang telah memotivasi lebih dari sejuta orang baik di Indonesia maupun di puluhan negara itu mengusulkan kepada Wakil Wali Kota Padang, Ekos Albar untuk mengoptimalkan keberadaannya selama di Padang.

Salah satunya dengan memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada petugas Satpol PP.

Alasan memilih Satpol PP, Dr Aqua Dwipayana mengamati selama Ekos Albar menjabat sebagai Wakil Wali Kota Padang, aktif melakukan penertiban kepada para pedagang yang berjualan di tempat-tempat yang dilarang. Petugas Satpol PP yang berada di garda depan untuk menertibkan itu.

Di lapangan sering terjadi bentrok antara petugas Satpol PP dan para pedagang yang berjualan di area yang dilarang.

Kejadian ini menjadi negatif dan memberikan citra yang buruk kepada Satpol PP. Meski mereka bertugas untuk menegakkan aturan.

Dr Aqua Dwipayana menilai penyebab utama berbagai kejadian negatif antara petugas Satpol PP dan para pedagang adalah masalah komunikasi.

Sementara pria yang menekuni Ilmu Komunikasi secara komprehensif baik formal maupun informal meyakini tidak ada satu pun persoalan di dunia ini yang tidak dapat diselesaikan dengan komunikasi termasuk terkait Satpol PP.

Gayung bersambut. Ekos Albar yang visioner langsung menugaskan Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra komunikasi sama Dr Aqua Dwipayana.

Mendiskusikan pemberian Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada seluruh jajarannya.

“Terima kasih banyak karena Pak Aqua telah berkenan memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada semua pegawai Satpol PP Kota Padang. Pasti besar manfaatnya buat mereka terutama saat berada di lapangan,” ujar Ekos Albar.

Tentang Satpol PP Kota Padang
Visi dan Misi
Terwujudnya Masyarakat Kota Padang yang tentram, tertib, dan taat hukum.

Pimpinan: Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra, S.IP, M.Si.

Nilai-Nilai:
·        Integritas.

·        Humanis.

·        Profesionalisme.

·        Disiplin.

·        Jujur.

·        Bertanggung Jawab.

·        Loyalitas yang tinggi.

·        Berkompeten.

·        Selalu menjaga nama baik Korp Satuan Polisi Pamong Praja.

Tegak Lurus
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Satpol PP Kota Padang dari pelaksana tugas (Plt) pejabat lama, Raju Minropa Chaniago, kepada pejabat yang baru, Chandra Eka Putra.

Upacara sertijab tersebut dilakukan di lapangan apel Satpol PP Kota Padang, Tan Malaka, Kecamatan Padang Timur, Senin (27/11/23) lalu.

Ekos Albar berpesan kepada Kepala Satpol PP yang baru agar terus melanjutkan pembenahan internal Satpol PP dengan mengedepankan sikap disiplin dan spirit korps.

Kemudian, melanjutkan koordinasi yang solid dengan stakeholder terkait seperti tim yustisi, TNI, Polri dan unsur masyarakat lainnya.

“Banyak aturan yang harus ditegakkan di Kota Padang di antaranya perda tentang trantibum, perda pengelolaan sampah, keputusan Wali Kota Padang tentang jam operasional pedagang kaki lima, penataan pantai Padang, kenakalan remaja, dan balapan liar. Untuk itu koordinasi dengan lintas sektor harus terus ditingkatkan dan dijaga keharmonisannya, agar tugas yang berat ini dapat dilaksanakan,” kata Ekos Albar.

Wakil Wali Kota Padang sisa masa jabatan 2018-2023 itu juga meminta kepada kepada Satpol PP dan Satlinmas, agar tetap semangat dan kompak selalu untuk seluruh personel, baik yang berada di Mako maupun yang di BKO Kecamatan dan penugasan lainnya.

“Sebagai pasukan elitenya Pemerintah Kota Padang, kalian harus tegak lurus terhadap aturan yang ada demi menuju Kota Padang yang tertib, aman dan terhindar dari para pelanggar aturan yang ada,” tutur Ekos Albar.

Turut hadir dalam sertijab tersebut, Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Harmadi Algamar, Camat, dan Kepala OPD se-Kota Padang.

You may also like

Leave a Comment