JAKARTA — Indonesian Journalist Watch (IJW) membuat pernyataan keras. IJW meminta pelaku pembakaran satu keluarga wartawan Rico Sempurna Pasaribu (47) bersama istri, anak dan cucu di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) dihukum mati.
“Ini tragedi yang memilukan bagi insan pres di Indonesia,” tegas Ketua Umum IJW HM.Jusuf Rizal,SH kepada media di Jakarta, Kamis (4/7/24).
“Jika selama ini ada wartawan dibunuh, di kriminalisasi dan dianiaya karena resiko sebagai jurnalis, kita prihatin. Tapi turut melibatkan keluarga, ini sadis dan tidak bermoral,” lanjutnya.
Menurut IJW, siapapun pelaku dan yang terlibat dalam kasus pembakaran wartawan Rico bersama keluarganya, sesuai ketentuan hukum harus dihukum mati.
“Ini faktor kesengajaan menghilangkan nyawa orang yang direncanakan,” ungkapnya.
Menurutnya, kedatangan kapolda bertemu anak almarhum Rico diharapkan bukan hanya sekedar seremonial belaka, tapi mampu dan berani mengungkapkan dalang pembakaran satu keluarga Rico.
“IJW dan seluruh insan pers di Indonesia akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” jelasnya.
“Dugaan keterlibatan oknum aparat TNI dan Polri, terkait judi togel, narkoba dan ilegal loging sebagaimana investigasi IJW harus di bongkar,” tegas Jusuf Rizal yang juga Presiden LSM Lumbung Informasi Rakyat(LIRA).
Ketika ditanya awak media kemungkinan kasusnya dipetieskan? Kata Jusuf Rizal, kasus ini harus ditarik ke Polda Sumut.
Sebab jika hanya ditingkat Polres Karo, Sumut, Ia tidak yakin kasusnya tuntas.
“Sapu yang kotor tidak mungkin membersihkan barang yang kotor,” katanya.
