BERITAIND, JAKARTA – Terjebak dalam lift tentu menegangkan buat orang yang berada di dalamnya, apalagi ditambah teror misterius plus bumbu kesadisan.
Ruangan sempit, udara pengap, teror suara melalui mikropon yang tidak diketahui siapa pelakunya semakin menambah ketegangan.
Namun, hebatnya sang pelaku teror bisa menyelesaikan misinya dengan aman dan selamat tanpa diketahui oleh siapa pun.
Semua yang direncanakan berlangsung sesuai harapan sampai semua yang diinginkan pelaku teror terungkap satu persatu.
Film Lift garapan Randy Chans mencoba mengeksploitasi klaustrofobia alias ketakutan berada di ruangan sempit dan waktu yang terbatas.
Tak hanya itu, Lift mengundang penasaran dengan cerita yang gelap, intens, dan penuh rahasia masa lalu.
Naskah film ditulis Randy bersama Aria Gardadipura dan Dicky Pratama yang menghadirkan Verdi Solaiman, Ismi Melinda, Max Metino dan Shareefa Daanish, membuat film terasa nyata karena akting yang terasah.
Di mana setiap karakter memiliki peran dan rahasia masing-masing.
Ungkap Rahasia dan Perselingkuhan
Hansen (Verdi Solaiman), direktur utama pengganti Gabriel, tiba-tiba menghilang secara misterius.
Tidak ada penjelasan jelas mengenai keberadaannya. Situasi itu memicu kepanikan di internal perusahaan.
Di saat bersamaan, Linda (Ismi Melinda), staf humas PT Jamsa Land, mengalami kejadian tak terduga.
Dia terjebak di dalam lift kantor yang mendadak berhenti tanpa peringatan.
Lift tersebut tidak bergerak. Pintunya tidak bisa dibuka, dan komunikasi dengan dunia luar sangat terbatas.
Ruang sempit itu perlahan berubah menjadi sumber teror yang nyata.
Linda tidak sendirian. Bersamanya di dalam lift ada Anton (Max Metino), mantan jurnalis rekanan perusahaan yang kini dikenal sebagai podcaster dengan reputasi kontroversial.
Masa lalunya berkaitan dengan insiden lift enam tahun silam.
Situasi semakin mencekam ketika suara misterius muncul melalui interkom lift.
Suara tersebut mulai mengendalikan keadaan dan mendikte pergerakan Linda serta Anton.
Ancaman demi ancaman dilontarkan.
Disertai pengungkapan tentang keterlibatan mereka dalam menutupi kecelakaan lift di masa lalu.
Rahasia yang selama ini terkubur mulai dipaksa muncul ke permukaan.
Teror itu tak berhenti di ruang lift. Linda kemudian menyadari bahwa anaknya, Jonathan (Luthi Saputra), telah disandera oleh pelaku sabotase lift tersebut.
Linda dipaksa berada dalam dilema kejam.
Dia harus memilih antara mempertahankan nama baik perusahaan atau menyelamatkan anaknya sendiri.
Di sisi lain, Doris (Shareefa Danish), istri Hansen, juga terseret ke dalam pusaran teror.
Dia menerima pesan misterius yang memaksanya datang ke kantor saat malam
Tanpa disadari, Doris menjadi bagian dari permainan berbahaya yang berakar dari tragedi lama.
Setiap petunjuk yang ia terima mengarah pada satu rahasia besar yang selama ini ditutup rapat.
Benang cerita antara hilangnya Hansen, terjebaknya Linda dan Anton, serta keterlibatan Doris perlahan saling terhubung.
Semua mengarah pada satu peristiwa yang selama ini dianggap selesai, namun ternyata belum pernah benar-benar berakhir.
Tak hanya menyuguhkan teror, film itu juga menyinggung soal manipulasi, kekuasaan, dan kebohongan dalam dunia korporasi.
Rahasia yang disimpan terlalu lama akhirnya menuntut harga yang harus dibayar.
Ternyata dibalik konflik kepentingan penguasaan perusahaan, ada kisah perselingkuhan yang terkuak.
Buat penyuka film Indonesia dengan ketegangan psikologis di ruang terbatas, Lift bisa menjadi pilihan tontonan menarik.
