Muba Cetak SDM Industri Migas Bersertifikasi Nasional, Langkah Strategis Bupati HM Toha Tekan Pengangguran

BERITAIND.COM SOLO – Pemkab Musi Banyuasin (Muba) terus memacu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal agar mampu bersaing di sektor industri strategis nasional.

Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Muba secara resmi memperkuat sinergi dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu untuk mencetak tenaga kerja terampil di subsektor minyak dan gas bumi.

Investasi SDM pada pendidikan vokasi dan pelatihan berbasis kompetensi ini merupakan pengejawantahan dari program Keluarga Maju yang dicanangkan di bawah kepemimpinan Bupati HM Toha Tohet bersama Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman.

Langkah konkret ini menjadi instrumen utama dalam menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Bumi Serasan Sekate.

“Sekaligus upaya memastikan masyarakat lokal memiliki kompetensi yang bersertifikasi dan diharapkan kedepan menjadi aktor utama di tengah kekayaan sumber daya alam daerah menuju Muba Maju Lebih Cepat,” ungkap Kadisnaketrans Muba Herryandi Sinulingga, Rabu (8/4/26).

Herryandi melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang menandai babak baru penguatan kompetensi tenaga kerja Muba.

“Hari ini, Rabu 23 Februari 2026, bertempat di Solo, kami secara resmi menandatangani PKS dengan PPSDM Migas untuk tahun anggaran 2026 melalui pendanaan APBD Muba. Ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan investasi SDM sebagai fondasi masa depan Muba. Kami ingin memastikan putra-putri asli Muba memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional di bidang migas,” ujar Herryandi.

Ia menambahkan, program ini selaras dengan visi Bupati untuk mempercepat pembangunan daerah melalui penguatan kualitas tenaga kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar industri saat ini.

Senada, Kepala PPSDM Migas Waskito Tunggul Nusanto, S.Kom., M.T. menyambut baik konsistensi Pemkab Muba memprioritaskan pengembangan kompetensi warganya.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Disnakertrans Muba. Melalui penandatanganan PKS untuk tahun anggaran 2026 ini di Hotel Alana Solo, kami siap mendukung penuh melalui pola Swakelola Tipe II pada paket pekerjaan pelatihan subsektor industri minyak dan gas,” ungkap Waskito.

“Kerja sama ini akan memberikan akses bagi tenaga kerja Muba untuk mendapatkan pelatihan teknis yang berkualitas tinggi di fasilitas kami selain APBD untuk mendukung program bapak bupati akan kami suport dari APBN. Sehingga ini wujud kolaborasi pemerintah pusat dan daerah untuk menciptakan SDM unggul Indonesia yang bersertifikasi nasional dan internasional,” pungkasnya.

Adanya kerja sama strategis ini, diharapkan angka pengangguran di Kabupaten Muba dapat terus ditekan melalui serapan tenaga kerja yang telah terstandarisasi dan siap pakai di berbagai perusahaan migas.

Related posts

Stok Beras Melonjak 49 Persen, PKB: Target Swasembada Pangan 2029 Realistis

Aklamasi, Paman Birin Kembali Pimpin PB Lemkari 2026-2031

Groundbreaking Oakwood Sanur Bali, Penguatan Ekosistem Health And Wellness Living di Kawasan The Sanur