Home Lifestyle Mahasiswa Pendidikan Sejarah FKIP Unsri Laksanakan Studi Proyek dan Riset di Pagaralam Menuju SDGs-4

Mahasiswa Pendidikan Sejarah FKIP Unsri Laksanakan Studi Proyek dan Riset di Pagaralam Menuju SDGs-4

Naskah dan Foto: Mario Andramartik

by Slyika

BERITAIND.COM, PAGARALAM – Siang hari yang biasanya sepi di Tebing Tinggi, Lubuk Buntak mendadak menjadi ramai.

Satu persatu penumpang bus berseragam jaket kuning turun dari bus dan berjalan menuju persawahan di ujung dusun.

Beberapa ibu-ibu dusun Tebing Tinggi yang sedang duduk di teras rumah dan dengan ramah menyapa rombongan yang melintas di depan mereka begitu juga dengan rombongan jaket kuning yang melintas menyapa warga yang mereka temui.

Warga yang ramah selaras dengan suasana sejuk dusun Tebing Tinggi yang berada di ketinggian sekitar 800 mdpl.

Rombongan yang berjumlah hampir 70 orang terus berjalan menuju persawahan dan berhenti di 2 batu yang di besi berwarna hijau.

Ternyata rombongan besar berjaket kuning yang meramaikan dusun Tebing Tinggi merupakan mahasiswa Universitas Sriwijaya bersama beberapa dosennya.

Dalam rangka memperkuat kompetensi akademik dan keterampilan penelitian mahasiswa, Program Studi Pendidikan Sejarah, FKIP Universitas Sriwijaya, melaksanakan kegiatan Studi Proyek dan Riset Mahasiswa Semester Ganjil Tahun Akademik 2026 di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi perkuliahan tujuh mata kuliah wajib yang mengintegrasikan teori dengan pengalaman belajar secara langsung di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa di ajak menelusuri dan mengkaji warisan peradaban megalitik Pasemah melalui kunjungan ke sejumlah situs bersejarah, antara lain Situs Tebing Tinggi, Situs Belumai, dan Situs Tegur Wangi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan sejarah secara teoretis, tetapi juga mendapatkan pengalaman empiris dalam mengamati, mengidentifikasi, mendokumentasikan, serta menganalisis berbagai peninggalan sejarah dan budaya.

Pengalaman lapangan ini diharapkan mampu mengembangkan keterampilan proyek dan riset mahasiswa sekaligus membekali mereka menjadi calon pendidik dan peneliti di bidang Pendidikan Sejarah yang kompeten, profesional, kreatif, dan inovatif.

Secara khusus, kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari dan menganalisis berbagai fenomena serta permasalahan sejarah melalui pengamatan langsung di lokasi peninggalan sejarah.

Hasil kajian lapangan selanjutnya akan dikembangkan menjadi materi dan media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital yang kreatif, inovatif, dan menarik.

Dengan demikian, pembelajaran sejarah diharapkan menjadi lebih kontekstual, bermakna, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education).

Kegiatan ini diikuti oleh 67 mahasiswa dengan pendampingan empat orang dosen dan dua orang tenaga kependidikan/administrasi.

Untuk memperkaya wawasan dan pemahaman mahasiswa mengenai sejarah, arkeologi, serta pelestarian warisan budaya megalitikum Pasemah, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber Mario Andramartik, seorang tokoh penggerak kebudayaan dan pariwisata Sumatera Selatan sekaligus Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Lahat.

Kepala Departemen Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) sekaligus Koordinator Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya, Dr. Hudaidah, M.Pd., menyampaikan kegiatan studi proyek dan riset ini merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar langsung di lapangan.

Menurutnya, pembelajaran sejarah tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan perkuliahan di ruang kelas, tetapi juga perlu diperkuat dengan pengalaman empiris melalui pengamatan langsung terhadap sumber-sumber sejarah dan warisan budaya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu membangun kemampuan berpikir kritis, analitis, kreatif, serta terampil dalam melakukan penelitian dan mengembangkan inovasi pembelajaran sejarah berbasis teknologi.

Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya pelestarian warisan sejarah dan budaya lokal, khususnya kekayaan peradaban megalitikum Pasemah yang merupakan salah satu identitas penting sejarah dan kebudayaan Sumatera Selatan.

Dengan demikian, studi proyek dan riset ini tidak sekadar menjadi kegiatan akademik di luar kampus, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan, penelitian, teknologi, dan pelestarian budaya dalam rangka mewujudkan calon pendidik sejarah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

You may also like

Leave a Comment