Di pagi hari ketiga tahun 2022, ketika matahari mulai menyinari bumi, embun mulai merekah dan bunga bunga mulai mekar menyebarkan wangi aroma harum semerbak, saya dan ribuan sohib Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana menerima poster yang berisikan pesan motivasi berkualitas dan empat tulisan bernas yang dikirimkannya.
Pada poster cantik yang dihiasi foto penulisnya sedang tersenyum tertulis: “Silaturahim memperbanyak rezeki bukanlah sekadar slogan tanpa makna dan dampak positif. Konsistenlah melakukannya agar dapat merasakan makna dan dampak positifnya”
Demikian pesan hari ini (kemarin-pen), Senin, 3 Januari 2022 yang ditulis dan dikirimkan Pak Aqua ke ribuan anggota “Komunitas Komunikasi Jari Tangan”, di mana saya termasuk dalam komunitas tersebut.
Siang, sore dan malamnya kembali berturut-turut saya menerima empat tulisan beliau. Dari empat tulisan itu yang membuat saya kaget, kagum, dan bersyukur atas kebesaran ALLAH SWT, adalah ketika membaca satu tulisan Pak Aqua yang dikirimkan pukul 21:26 yang berjudul “Kehendak TUHAN: Pesawat Terlambat Berangkat ke Surabaya”.
Di bawah ini saya kutip lima paragraf tulisan Pak Aqua:
”Setelah tadi diskusi hampir dua jam dengan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa dan Pembina Asosiasi Pengusaha Oleh-Oleh Jawa Tengah Edy Soehartono di teras gedung Flamboyan Markas Kopasssus (Makopassus) Cijantung, Jakarta Timur, sekitar pukul 16.45 saya pamit kepada Teguh. Pertemuan itu sekaligus melepas rindu karena sudah lama kami tidak ketemu”
”Terakhir kami bertemu lebih dua tahun lalu saat Teguh masih menjabat Kasdam IV/Diponegoro di Semarang, Jawa Tengah. Selama pandemi Covid-19 karena kesibukan masing-masing, kami tidak pernah jumpa”
”Saya lihat di google maps jarak tempuh dari Makopassus ke terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta sekitar satu jam. Lalu lintas terutama di jalan Lingkar luar Jakarta cukup padat. Sementara naik pesawatnya pukul 17.30”
”Logikanya saya bakal terlambat tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Mungkin saja ketinggalan pesawat. Namun saya yakin TUHAN dengan caraNYA akan menolong saya agar tetap bisa naik pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6588”
”Belakangan keyakinan saya itu terbukti. TUHAN menolong saya dengan cara pesawatnya terlambat berangkat. Seharusnya pukul 18.00 jadi pukul 18.25”
Luar Biasa
Spontan saya balas WhatsApp (WA) beliau. Saya tulis WA via japri ke Pak Aqua: “Alhamdulillah, lega, kalau Batik Air take-off on-time, Pak Aqua pasti tertinggal. Tapi ternyata ada cara ALLAH SWT memudahkan hambaNya.”
“Orang baik yang berniat dan menuju untuk berbuat baik di Surabaya, tentu dimudahkan ALLAH SWT semua urusannya.”
Kemudian saya tambahkan, “Pak Aqua ini luar biasa. Orang lain susah membuat janji dan bertemu Danjen Kopassus yang baru Bapak Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa, yang tentunya super sibuk. Tapi Pak Aqua dengan pertemanan akrab yang sudah terjalin lama dan selama ini terpelihara dengan baik bisa bertemu di Makopassus dan berdiskusi selama dua jam.”
Selamat Pak Aqua atas semua keberhasilan itu. Lanjutkan terus silaturahim serta Sharing Komunikasi dan Motivasi buat sesama. Semoga menjadi amal bagi Bapak. Aamiin ya robbal aalamiin…
Elthaf
Pelukis, Penulis, dan Pensiunan Chevron
