Home Opini Saran ke Teman: Kepada Mereka yang Tiba-tiba Mau Pinjam Uang, Jawab Tegas dan Lugas

Saran ke Teman: Kepada Mereka yang Tiba-tiba Mau Pinjam Uang, Jawab Tegas dan Lugas

by Slyika

“Jawab saja terima kasih dan mohon maaf tidak bisa membantu. Dari pada sakit hati uangnya ngga kembali.”

Pesan lewat WhatsAps (WA) di atas saya kirimkan kepada seorang teman menjawab pertanyaannya. Sengaja saya jawab secara tegas dan lugas agar dia tidak ragu-ragu melakukannya.

Teman itu bertanya setelah membaca tulisan saya yang berjudul Kebesaran Tuhan, Hampir Bersamaan Terima WA Tiga Orang yang Minta Bantuan.

“Kalo ada WA seperti itu, maksudnya teman nggak pernah kontak tiba-tiba kontak terus mau pinjam biasane dijawab apa.¬†Maksudnya aku tanya, kalo kasus seperti biasane dijawab apa? Soale kalo gak saya jawab tapi sptnya gak tepat. Kadang saya jawab tapi nominal tidak seperti yg diminta krn aku yakin paling gak mbalik,” ungkap teman itu.

Saya yakin banyak orang yang punya pengalaman seperti teman itu. Sahabatnya telah lama tidak kontak. Tiba-tiba sekali menghubungi tanpa basa-basi langsung pinjam uang.

Hingga Ratusan Juta Rupiah
Saya juga pernah mengalami hal serupa. Beberapa teman lama, di antaranya pernah sama-sama satu sekolah di SMP, kirim WA. Langsung menyampaikan mau pinjam uang untuk berbagai keperluannya.

Jumlahnya beragam. Mulai dari jutaan rupiah hingga ratusan juta rupiah. Begitu juga peruntukan uang tersebut.

Saat awal membaca WA-nya terasa aneh karena sudah lama tidak pernah kontak. Sekali menghubungi langsung pinjam uang. Jumlahnya lumayan.

Saya kemudian telepon teman yang kirim WA tersebut. Menyampaikan terima kasih karena sudah mengirimkan WA ke saya. Itu berarti dia masih ingat saya sebagai temannya.

Setelah itu saya ingatkan agar silaturahim dengan semua orang termasuk teman lama selalu dirawat. Jangan saat membutuhkan bantuan baru dikontak. Kesannya negatif.

Contohnya seperti yang dilakukannya kepada saya. Sudah sangat lama tidak menghubungi. Begitu kontak langsung pinjam uang.

Bisa Merusak Persahabatan
Bagaimana jika hal serupa saya lakukan kepadanya. Apakah dirinya nyaman? “Sangat tidak nyaman, Aqua” Jawabnya.

Jika memang tahu tidak nyaman, hal seperti itu jangan sekali-kali dilakukan pada siapa pun termasuk teman sendiri. Sebab kalau tidak hati-hati, bisa merusak persahabatan yang telah lama dibina.

Pesan saya, cukuplah hal itu dilakukannya kepada saya saja. Jangan ulangi pada yang lain, sebab kesannya pasti negatif. Dia akan dinilai tidak baik karena mengontak seseorang saat butuh saja.

Belajar dari kejadian tersebut, agar mulai membiasakan diri untuk konsisten silaturahim ke banyak orang terutama teman-teman lama. Sehingga jika sewaktu-waktu butuh bantuan, dengan cepat mendapatkannya.

Selain itu, yang paling penting setiap melakukan silaturahim tanpa pamrih. Hal tersebut membuat yang didatangi nyaman. Sedangkan yang datang juga merasakan hal yang sama.

Semoga ke depan setiap orang semakin sadar untuk rutin menjaga hubungan dengan sesama. Tidak saat butuh saja. Aamiin ya robbal aalamiin….

Dalam perjalanan dari Semarang ke Solo, saya ucapkan selamat berusaha membuat suasana nyaman saat komunikasi dengan semua orang. Salam hormat buat keluarga.

Dr Aqua Dwipayana
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional

You may also like

Leave a Comment