Home Berita Modus Jual Istri, Pasutri di Palembang Rampok Pelanggan MiChat

Modus Jual Istri, Pasutri di Palembang Rampok Pelanggan MiChat

by Slyika

PALEMBANG – AP (40) dan MP (30), pasangan suami istri (Pasutri) di Palembang ini diringkus polisi setelah merampok pelanggannya yang ingin berkencan melalui aplikasi MiChat.

Kapolsek Seberang Ulu II Palembang, Kompol Handryanto mengatakan, kedua pelaku melakukan perampokan dengan modus menjual istrinya kepada pria hidung belang melalui aplikasi MiChat.

“Peristiwa berawal saat korban RLP bertransaksi dengan tersangka MP melalui aplikasi MiChat untuk memesan seorang wanita dengan harga Rp400 ribu,” ujar Kompol Handryanto, Senin (20/2/23).

Setelah sepakat dengan harga tersebut, lanjut Kapolsek, korban janjian bertemu di rumah kontrakan tersangka yang berada di Kelurahan Sentosa, Kecamatan SU II Palembang.

“Jadi modus yang dilakukan para tersangka yakni menjual istrinya dengan open BO MiChat seharga Rp400 ribu,” tuturnya.

“Ketika terjadi kesepakatan bertemu di TKP, terjadilah perdebatan soal bayaran, sehingga korban bermaksud membatalkan pesanan,” jelasnya lagi.

Saat di lokasi kejadian, lanjut Handryanto, tersangka MP langsung menghubungi suaminya yang telah sedang bersama dengan temannya.

“Ketika mereka bertiga bertemu di dalam satu lokasi, sempat terjadi kontak fisik. Namun, pada akhirnya, kedua tersangka mengancam dan meminta uang tebusan sebanyak Rp2 juta,” ungkapnya.

“Para pelaku merampas handphone dan uang korban,” jelasnya lagi.

Dari penangkapan para tersangka, lanjut Kompol Handryanto, petugas menyita sebilah sajam jenis pisau, handphone dan uang Rp1 juta.

“Saat ini para tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik guna pengembangan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara itu, tersangka MP menjelaskan, jika dirinya sering menjual istrinya melalui aplikasi MiChat.

“Setiap transaksi, pelanggan datang ke rumah, bukan di hotel atau tempat lain,” ujarnya.

MP juga mengaku nekat melakukan penganiayaan terhadap korban lantaran kesal karena membatalkan pesanan.

“Saat itu saya kesal dia membatalkan pesanan. Dari itu saya telpon suami dan terjadilah seperti ini,” jelasnya.

Laporan: Deansyah

 

You may also like

Leave a Comment