BOGOR – Pada era digital yang salah satunya diwarnai oleh konektivitas sepanjang waktu dan tanpa henti, sulit sekali memisahkan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi.
Hal ini dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik seseorang, sehingga penting untuk memahami dan menerapkan konsep keseimbangan hidup dan pekerjaan (life work balance).
Pakar komunikasi dan motivator nasional Dr Aqua Dwipayana yang merupakan doktor komunikasi lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad) akan menyampaikan materi bertajuk “Keseimbangan Hidup Secara Optimal” pada Sabtu, 1 April 2023 di Pasir Maung, Sentul Selatan, Kabupaten Bogor.
Pria yang menempuh studi S1, S2, dan S3 linier di bidang komunikasi tersebut berbicara di hadapan para perawat dan pengasuh dari Caretaker Home Care.
Meski dalam situasi Ramadan, aktivitas dan produktivitas Dr Aqua tetap spartan. Pada akhir pekan ini, pria dengan jejaring pertemanan sangat luas tersebut kembali melaksanakan sharing komunikasi dan motivasi kepada banyak kalangan.
Setelah sebelumnya dalam pekan ini jadwal Dr Aqua terutama silaturahim sangat padat di berbagai kota.
Selain di kota tempat tinggalnya di Bogor, pria rendah hati ini juga berkegiatan di Jakarta, Yogyakarta, dan Balikpapan.
“Meski Ramadan, alhamdulillah agenda saya tetap padat. Baik memberikan sharing komunikasi dan motivasi maupun silaturahim,” jelas anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Pusat ini.
“Dalam minggu ini sebelum acara di Kabupaten Bogor, saya berkegiatan di Kota Bogor, Jakarta, Yogyakarta, dan Balikpapan,” lanjutnya.
Konsep hidup seimbang, kata Dr Aqua, menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan.
Hal ini memiliki makna kemampuan seseorang dalam menyeimbangkan tanggung jawabnya pada pekerjaan dan hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan.
Aspek terpenting antara lain keseimbangan waktu.
“Proporsi waktu yang diluangkan untuk pekerjaan dan hal- hal di luar pekerjaan tentunya sangat menentukan dalam upaya tercapainya keseimbangan hidup,” jelasnya.
“Diperlukan manajemen tersendiri buat mengelola konsep keseimbangan antara pekerjaan dan keseharian kita,” kata Dr Aqua menegaskan.
Menurut pandangannya, posisi atau peranan seorang perawat dan pengasuh sangat penting. Ada perbedaan mendasar antara peran keduanya.
Salah satu perbedaannya adalah perawat medis hanya bertugas untuk melaksanakan instruksi khusus yang telah ditentukan oleh dokter.
Sedangkan pengasuh berfungsi untuk memberi bantuan menjalankan aktivitas kesehariannya. Juga buat memberikan perhatian pada orang lain.
“Peran otonom dan luas seorang pengasuh ini tentu saja mempersyaratkan kesabaran dan komitmen penuh pada orang yang dirawat,” tuturnya.
“Apalagi pasien rata-rata sudah lanjut usia. Artinya tingkat stres juga bisa tinggi. Sehingga diperlukan keikhlasan dan komitmen tinggi dari mereka yang terjun bekerja pada sektor ini,” ungkap Dr Aqua yang juga Staf Ahli Ketua Umum KONI Pusat Bidang Komunikasi Publik ini.
Tentang Perusahaan
Caretaker Home Care (PT Caretaker Solusi Utama), perusahaan rintisan di bidang jasa kesehatan, dengan produk utama adalah layanan jasa perawat home care.
Pelayanan lainnya adalah fisioterapi, dokter, psikolog, dan cek laboratorium. Caretaker juga menyediakan jasa tim medis untuk mendukung penyelenggaraan acara-acara.
Secara umum, pengasuh adalah orang yang memberikan jasa perawatan atau pengasuhan bagi orang lain.
Pengasuh bisa berasal dari keluarga sendiri ataupun tenaga profesional.
Biasanya mereka dapat berdedikasi penuh waktu untuk merawat orang lanjut usia (lansia) yang membutuhkan bantuan dan perhatian khusus dalam menjalankan kesehariannya.
Prestasi
Menjadi mitra resmi KONI di bidang kesehatan yang memberikan jalan bagi pengasuh untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan dan acara-acara cabang-cabang olahraga (cabor) di bawah KONI.
Juga menyediakan jasa pendampingan kesehatan pada cabor-cabor yang mempersiapkan Pekan Olahraga Daerah, Pekan Olahraga Nasional, dan berbagai event internasional yang antara lain SEA Games.
