JAKARTA – Kemenpora dengan Kementerian Kebudayaan, Masyarakat, dan Pemuda Republik Singapura terus meningkatkan kualitas dan wawasan pemuda.
Selain itu, terus mempererat hubungan kedua negara melalui program Singapore Indonesia Youth Leaders Exchange Programe (SIYLEP) 2023.
Melalui National Youth Council Singapura kegiatan ini telah berlangsung dari tahun 2017.
Pada tahun ini, SIYLEP diikuti 20 delegasi pemuda Singapura dan 34 delegasi pemuda Indonesia dengan tema Youth Volunteerism.
34 delegasi pemuda Indonesia berasal dari berbagai provinsi seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur.
Selanjutnya Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara.
Kemudian, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Selatan, dan perwakilan pusat.
Untuk rangkaian kegiatan SIYLEP mencakup tiga kegiatan yakni, Pre-Departure Training yang akan diikuti 34 delegasi pemuda Indonesia dan dimulai pada 15-18 Juli 2023 di Hotel Ciputra, Jakarta.
Fase Singapura dimana 1 Ketua Delegasi dan 34 delegasi pemuda Indonesia akan melaksanakan kegiatan di Singapura pada 18 Juli-23 Juli 2023, dan Re-entry akan dilaksanakan pada 23-24 Juli 2023.
Menpora Dito menyambut baik program SIYLEP tahun ini.
“Kegiatan ini sangat baik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan wawasan pemuda kedua negara dan mempererat hubungan kedua negara melalui pertukaran budaya dan pertemanan antar negara,” ujarnya.
Pada kegiatan pembekalan ini, Kemenpora mengundang beberapa narasumber yang berasal dari Kementerian Luar Negeri, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Pemuda Berprestasi Internasional Kemenpora Tahun 2022.
Serta Head of Corporate Strategy, PT Blue Bird Tbk, Principal Trainer EshaComms, dan Indorelawan.
