LAHAT – Kekayaan alam dan budaya Kabupaten Lahat tak akan habis-habisnya diulas. Kabupaten yang mempunyai moto Seganti Setungguan memiliki ribuan peninggalan megalitik dan ratusan air terjun juga bukit nan unik yang menyerupai jempol raksasa bernama Bukit Serelo.
Dan dalam beberapa hari ini viral di media sosial keindahan Kabupaten Lahat dengan hadirnya sebuah lokasi menginap berupa glamping atau glamour camping.
Lokasi ini sebenarnya belum dibuka untuk umum karena memang belum sepenuhnya siap akan tetapi karena permintaan maka dibuka dan hal ini juga sebagai uji coba ujar ownernya Ebbie Vebri Adrian.
Glamping menempati lahan sekitar 1 hektare lebih berupa kebun karet yang disulap menjadi glamping yang sangat menarik dengan berbagai tanaman yang didatangkan dari berbagai kota.
Glamping yang bernama Lematang Riverside Glamping berada di Kecamatan Lahat tepatnya di Desa Kota Raya berjarak 6 km dari pusat kota atau 2 km dari pusat perbelanjaan Citymall.
Di Lematang Riverside Glamping saat ini ada 6 kamar yang disewakan 2 berupa dome dan 4 safari.
Semua kamar sudah standar hotel berbintang dengan fasilitas tempat tidur, toilet, smart TV, wifi, breakfast dan yang sangat memanjakan para tamu yang menginap di glamping ini ada pemandangan sungai Lematang dan Bukit Serelo karena semua kamar didesign menghadap 2 ikon Kabupaten Lahat dan ini yang menjadi daya jual tertinggi dari glamping ini tegas Ebbie.
Selain telah viral di media sosial glamping ini juga sangat diminati tamu-tamu buktinya malam tahun baru ini sudah full booking dan juga masyarakat Lahat sudah banyak yang berdatangan bukan hanya ingin melihat atau berfoto ria tetapi ada yang membawa makanan dan minuman karena mengira glamping ini seperti taman rekreasi padahal glamping ini untuk menginap.
Kehadiran Lematang Riverside Glamping juga menarik perhatian Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lahat Yahya Edward, SE, MSi dan Kabid Promosi Heri Nurdi, keduanya hari ini 30/12/2025 langsung mengunjungi Lematang Riverside Glamping yang lokasi hanya 50 meter dari jalan Trans Sumatera.
“Semoga keberadaan glamping ini menambah gairah iklm investasi di Kabupaten Lahat ujar,” Yahya Edward.
