Program Pelestarian Lingkungan Hidup Diwujudkan Ir Ali Rahmat Salim dan Li-Foundation

by raden misward

JAKARTA – Lingkungan hidup di Indonesia harus sehat dan wajib diberikan kasih sayang. Ir Ali Rahmat Salim tergerak hatinya untuk mewujudkan cinta akan lingkungan hidup. Ia menggandeng Yayasan Li-Foundation menyelenggarakan program pelestarian lingkungan hidup.

Ir Ali Rahmat Salim, Pengusaha dan Pemilik Swadaya Oilgas Capital Investments, Ltd QQ Alicorle & Internusa Group of Business, melihat untuk sekarang ini sangat diperlukan cinta akan lingkungan sekitarnya. Kini ia berkonsentrasi terhadap lingkungan hidup yang ada di wilayah Jabodetabek.

Lingkungan hidup di Indonesia sangat memperihatinkan, mulai dari polusi udara hingga ke pelestarian lainnya yang konon kabarnya dikesampingkan. Karena itulah guna mendukung dan menjaga serta memberikan kasih sayang terhadap lingkungan sekitar area Jabodetabek khususnya, pria yang berusia 61 tahun ini melakukan aksi sosial. Wujud nyata penyelenggaraan ini berkolaborasi dengan Yayasan Lim Tek Li Menabur atau yang dikenal dengan nama Yayasan Li-Foundation.

Rangkaian program tersebut dibuatnya secara berkala. Mulai tanggal 19 September hingga 19 Desember 2021 mendatang setiap minggunya dengan lokasi yang berbeda di wilayah Jabodetabek. Awal penyelenggaraan dipilih area Jakarta Timur dan Jakarta Utara dengan tiga titik. Yakni, di kalimalang tepatnya di kali yang berada di perempatan Pondok Kelapa, Banjir Kanal Timur (BKT) dan titik terakhir di Taman Waduk Pluit.

“Ir Ali Rahmat Salim berkolaborasi dengan Li Foundation di program Pelestarian Lingkungan Hidup. Kami melepas 30.000 ekor bibit ikan nila di dua wilayah Jakarta, Timur dan Utara dengan tiga titik tempat yang berbeda, Kalimalang Pondok Kelapa, BKT dan Taman Waduk Pluit. Acara ini diselenggarakan Minggu, 19 September 2021. Kami melepas 10 kantong besar bibit ikan nila di setiap titiknya,” kata Nauli F Siregar, Ketua Yayasan Li Foundation wilayah Jawa Barat yang juga merupakan perwakilan dari Ir Ali Rahmat Salim.

Dalam hal pelestarian lingkungan hidup yang diwujudkannya itu menitikberatkan dua program unggulan. Yaitu, pelepasan bibit ikan dan penanaman 3000 pieces pohon rindang.

“Diharapkan dengan adanya pelepasan ikan tersebut, masyarakat sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan khususnya di sekitaran bantaran kali dan waduk. Dan, yang terpenting adalah untuk sekarang ini marilah kita wujudkan lingkungan yang bersih yang nyaman untuk kehidupan ini,” ucapnya kepada media.

Sementara itu, Aan seorang masyarakat yang tinggal di sekitar BKT sangat senang dengan adanya pelepasan ikan nila. Menurutnya, dengan adanya penyebaran bibit ikan tersebut dapat menggerakkan hati masyarakat agar dapat menyayangi lingkungan hidup.

“Saya senang ada seorang pengusaha dan Yayasan yang sangat perhatian dengan pelestarian lingkungan hidup. Semoga ke depannya, kegiatan ini terus digencarkan di wilayah yang membutuhkan adanya lingkungan yang bersih dan nyaman,” ucap Aan yang berusia 48 tahun, yang berprofesi sebagai pedagang.

Sebelumnya, di bulan Agustus kemarin, Ir Ali Rahmat Salim yang berusia 61 tahun juga berkolaborasi dengan Yayasan Li Foundation, memberikan ratusan sembako di wilayah Bogor di tiga titik yang berbeda. Yaitu, pondok Pesantren Ibadurrohman, Komunitas Ibu Berbagi (KIB) dan Yayasan Sahabat Teladan.

Bantuan ratusan sembako tersebut sebagai ungkapan syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Esa. AIi Rahmat Salim, pria kelahiran Palembang, 22 Mei 1960 ini telah diberikan usia yang berkah, nikmat sehat dan kemudahan dalam segala hal serta nikmatnya kebahagiaan damai sejahtera oleh Sang Pencipta.

0 comment
1

Related Post

Leave a Comment