PALEMBANG – Kodam II Sriwijaya menerjunkan Tim Investigasi untuk mengusut adanya dugaan penarikan uang insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) yang dilakukan oleh Kesehatan Daerah Militer (Kesdam) II Sriwijaya.
Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi mengatakan, pihaknya telah membentuk tim investigasi sejak akhir Desember lalu untuk mengusut dugaan penarikan dana insentif para nakes tersebut.
“Saya sudah membentuk tim investigasi untuk mengusutnya. Saat ini masih terus berjalan,” ujar Agus Suhardi saat diwawancarai di Markas Kodam II Sriwijaya, Kamis (6/1/22).
Menurut Pangdam, hingga akhir Desember, Jumat (31/12/21), pihaknya mendapat laporan dari tim investigasi yang menyebutkan bahwa dana tersebut sudah sesuai untuk peruntukannya masing-masing
“Memang jumlah dananya (insentif nakes) bervariasi, ada yang mendapat Rp2,8 juta hingga lebih dari Rp50 juta,” jelas Agus Suhardi.
Pangdam juga memastikan akan memproses secara hukum jika nantinya hasil investigasi menunjukan adanya kesalahan prosedur.
“Nanti, apabila jika hasil investigasinya sudah keluar dan ada yang salah akan kita proses hukum,” tegasnya.
Adanya dugaan penarikan dana insentif nakes yang dilakukan Kesdam II Sriwijaya dengan alasan untuk pemeriksaan, Mayjen TNI Agus Suhardi menyatakan, pihaknya mendapat tembusan surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel tentang pembayaran insentif Nakes sehingga perlu diperiksa.
“Dari Dinkes Sumsel menyatakan dana tersebut sudah diterima oleh masing-masing Nakes, karena Nakesnya banyak jadi perlu diperiksa. Hingga akhir tahun lalu, dana insentif tersebut sudah diterima para Nakes sesuai dengan peruntukannya masing-masing,” ucap Pangdam.
Terkait adanya pengiriman kembali dana insentif nakes yang dilakukan Kesdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi mengaku dana tersebut sudah diterima oleh para nakes.
“Tidak dikembalikan. Kami sudah periksa, sudah diterima masing-masing Nakes. Terkait ditransfer balik ke Kesdam, saat ini tim investigasi sedang berjalan, jika ada yang salah akan diproses hukum,” tegasnya.
Dari informasi yang dihimpun, insentif diberikan kepada 194 nakes yang bertugas di sejumlah pos kesehatan Kesdam II Sriwijaya, terdiri atas 115 nakes aparatur sipil negara (ASN) dan 79 nakes non-ASN, dengan total anggaran Rp3.273.270.000. Setiap nakes menerima insentif Rp2,8 juta hingga Rp53 juta. (deansyah)
