Terima kasih Bapak Aqua Dwipayana yang selalu mengirimkan “quote” yang bagus dan inspiratif. Kalimat bijak beberapa hari lalu tentang “lilin” saya nilai sebagai pemikiran original Pak Aqua, salah satu yang terbaik.
Kalimat lengkapnya adalah: “Hasil suatu penelitian menunjukkan orang yang biasa memberi lebih sukses ketimbang orang yang tidak suka memberi. Hasil penelitian itu juga memperingatkan agar kita menjadi pemberi yang cerdas. Dalam artian, tidak menjadi ‘lilin’ yang lebur mencair setelah menerangi orang lain.” Pak Aqua bagikan pada Kamis (20/1/22).
Selama ini kata-kata bijak tentang “lilin” melambangkan pengorbanan diri demi orang lain dan kemudian “selesai”, tapi Pak Aqua mengajarkan kepada kita perspektif lain yaitu untuk bertindak cerdas.
Di mana kita tetap berlaku sebagai lilin untuk membantu sesama, tanpa harus lebur mencair, mengorbankan diri sendiri.
Dengan demikian, kita akan bisa selalu membantu sesama secara terus-menerus. Selagi hayat masih di kandung badan.
Saya pertama kali mengenal sosok Pak Aqua tahun 2005 saat Harian Kaltim Post mengadakan seminar dengan tema “Berani Memulai Usaha”, bertempat di Hotel Bluesky Balikpapan. Waktu itu Pak Aqua sebagai pembicaranya.
Acara yang sangat menarik itu dihadiri ratusan peserta yang tertarik untuk memulai usaha. Uniknya yang hadir bukan hanya yang berusia muda tapi termasuk juga emak-emak dan pensiunan.
Sangat Inspiratif
Materi seminar yang sangat inspiratif, memberi semangat kepada banyak peserta untuk merealisasikan ide-ide yang disampaikan Pak Aqua.
Waktu menyampaikan materi, Pak Aqua tidak sekedar beretorika dan berteori, namun memberikan contoh-contoh konkrit.
Akhirnya sebulan setelah seminar dilaksanakan, dalam rapat di Gedung Biru Kaltim Post, dibentuklah “Forum Berani Memulai Usaha”, mengambil tema seminar, yang disingkat “Forum Biru”. Saya didaulat untuk menjadi Ketuanya.
Dalam kiprahnya, Forum Biru yang difasilitasi Kaltim Post banyak melakukan pembinaan kepada orang-orang yang ingin menjadi pengusaha dari nol, dengan mendirikan Klinik Bisnis (bekerjasama dengan Pemerintah Kota Balikpapan), mengadakan pelatihan-pelatihan, seminar-seminar, kerjasama dengan perbankan untuk permodalan atau dengan mendatangkan pembicara-pembicara top seperti Rhenald Kasali, Bob Sadino, dan ahli Koperasi Prof. Sri Edi Swasono.
Bahkan materi yang disampaikan oleh Prof. Sri Edi Swasono saat peringatan Hari Koperasi yang dilaksanakan oleh Forum Biru di Gedung DOME Balikpapan, disimpan di perpustakaan University of Pittsburgh, USA. Itu adalah almamater Prof. Sri Edi Swasono.
Jadi dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan, bahwa bagaimana kekuatan pemikiran dan ide-ide yang disampaikan Pak Aqua, mampu utk menggerakkan orang-orang menjadi lebih produktif dan kreatif. Itu terbukti seiring dengan perjalanan waktu.
Terima kasih Pak Aqua untuk semua kontribusinya yang tanpa pamrih. Semoga dengan semangat silaturahim yang terus-menerus digelorakan Pak Aqua, akan semakin banyak orang yang terinspirasi dan bersikap positif untuk kemajuan bersama. Aamiin ya robbal aalamiin.
Dr. Sabri Ramdhany MM, Apt
Direktur Utama PT Pelayaran Sadena Mitra Bahari Balikpapan, Kalimantan Timur
