Home Berita Menantang Polisi di Medsos, Sekelompok Pelajar Ini Seperti Ayam Sayur saat Diciduk 

Menantang Polisi di Medsos, Sekelompok Pelajar Ini Seperti Ayam Sayur saat Diciduk 

by Slyika

PALEMBANG – Unit I Subdit III Ditreskrimum Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel) pimpinan Kanit Kompol Willy Oscar menciduk sekelompok remaja yang masih berstatus pelajar karena diduga menghina kepolisian melalui sebuah lagu.

Kasubdit III Ditreskrimum Jatanras Polda Sumsel, Kompol Agus Prihadinika mengatakan, pihaknya telah mengamankan sekelompok remaja yang kerap nongkrong di pinggir jalan dan membuat suara kegaduhan sehingga mengganggu warga.

“Bahkan mereka juga memiliki lagu dan sering bernyanyi dengan lirik lagu menghina polisi. Terdengar jelas nyanyian dari beberapa pemuda tersebut dalam lirik lagu yang dinyanyikan seolah menantang kepolisian,” ujar Kompol Agus didampingi Panit AKP Biladi Ostin dan Katim Aipda Kelvin Marley, Jumat (11/2/22).

Dijelaskannya, para remaja tersebut terlihat gagah saat di sosmed, namun ketika diamankan di Subdit Jatanras Polda Sumsel, seluruh remaja ini nampak tertunduk lesu dan terus berusaha menutupi wajahnya.

“Mayoritas dari mereka ini masih berstatus pelajar,” jelas Agus.

Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan, lanjut Kompol Agus, kelompok remaja tersebut melakukan aksinya secara spontan tanpa ada perencanaan.

Meski begitu, seluruh remaja yang ditangkap bakal diproses sesuai dengan kesalahan mereka.

“Ada yang kita berikan pembinaan serta dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dan bagi yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Selain kelompok yang diduga melakukan penghinaan kepada polisi melalui sebuah lagu, Jatanras Polda Sumsel sebelumnya juga telah menangkap kelompok remaja yang meresahkan masyarakat Palembang, yang kerap melakukan sweeping dengan senjata tajam.

“Tadi malam sudah kita tangkap sekelompok remaja yang aksi sweepingnya menggunakan sajam viral di sosial media. Saat ini masih dalam pemeriksaan,” ucap Kompol Agus.

Kompol Agus mengungkapkan, kelompok remaja yang viral karena berkeliling membawa sajam tersebut dinilai sangat meresahkan, apalagi kini sudah memakan korban seorang wanita yang terluka di bagian lengan akibat sabetan sajam.

“Mereka juga sengaja memposting foto bersama seraya memegang senjata tajam, lalu disebar di berbagai sosial media,” ungkap Kompol Agus. (deansyah)

You may also like

Leave a Comment