PEMATANGSIANTAR – Program Plt Wali Kota Pematangsiantar Susanti Dewayani Lihat Sampah Ambil (LISA) dinilai tidak efektif dan kurang dipatuhi masyarakat.
Pasalnya, sampah di pemukiman penduduk yang berdomisili di inti kota seperti jalan Sutomo dan jalan Merdeka dibiarkan berserak di trotoar jalan, tidak ada yang memungut atau mengambil hingga , Senin (20/6/22) sore.
Warga yang melintas di jalan Sutomo Pematangsiantar, Rizal mengatakan, seharus penerapan program LISA diikuti dengan penempatan tong-tong sampah di tempat umum.
“Coba dilihat di sepanjang jalan Sutomo dan jalan Merdeka tong sampah umum masih minim bahkan jarang terlihat, ditempatkan di sepanjang trotoar. Jadi bagaimana warga mau melaksanakan LISA. Mau kemana dibuang sampah yang dilihat,” ujar Rizal.
Hal yang sama disampaikan Susan warga yang melintas di jalan Merdeka. Dia menilai Plt Wali Kota Pematangsiantar Susanti Dewayani hanya meluncurkan program LISA, namun tidak menyiapkan sarana yang dibutuhkan untuk penerapannya.
“Jangan disalahkan warga jika cuek melihat sampah saat melintas di jalan Merdeka karena tidak ada tempat untuk membuangnya,” ujar Susan.
Sebelumnya, pelaksana tugas Kepala Dinas Kominfo Pemko Pematangsiantar Johanes Sihombing mengatakan, program LISA yang dicanangkan wali kota harus didukung masyarakat sehingga efektif mengatasi sampah.
“Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan dengan tidak membuang sampah sembarangan sehingga program LISA efektif mengatasi sampah di tengah masyatakat,” ujar Johanes. (ricky fh)
