Bersyukur dan Senang Dapat Kabar Anak Teman-teman Diterima Kuliah di PTN

by Slyika

Beberapa minggu terakhir ini banyak teman yang menyampaikan kabar baik. Anak-anak mereka diterima masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di berbagai Jurusan dan Fakultas.

PTNnya antara lain di Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Islam Negeri, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Brawijaya, Universitas Hasanuddin, Universitas Lampung, Universitas Andalas, dan Universitas Sumatera Utara.

Anak-anak mereka masuk PTN melalui tiga jalur yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Jalur Mandiri.

Di antara teman-teman itu tidak sekedar menyampaikan kabar gembira tersebut, tetapi juga perjuangan anaknya masuk PTN.

Ada yang satu kali ujian langsung diterima. Namun ada juga yang harus tes berkali-kali di banyak PTN.

Ada juga yang nyaris putus asa. Anaknya telah tes di beberapa PTN tapi belum berhasil. Setelah ujian lagi akhirnya lulus.

Saya sangat bersyukur dan senang atas semua kabar tersebut. Turut merasakan kegembiraan mereka sebagai orangtua.

Perjuangan Alira dan Ero
Saat menyimak cerita mereka, saya jadi teringat perjuangan kedua anak saya: Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana masuk PTN beberapa tahun lalu. Setelah mereka lulus dari SMA Regina Pacis Bogor.

Alhamdulillah waktu itu mereka mendapat rezeki dari TUHAN. Sekali tes langsung lulus. Alira diterima di Jurusan Hubungan Internasional program internasional Fisipol Universitas Gadjah Mada.

Belakangan Alira memutuskan berhenti kuliah di sana karena mendapat beasiswa dari pemerintah Korea Selatan untuk kuliah di Korea University Business School di Seoul, Korea Selatan.

Sedangkan Ero di Jurusan dan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran.

Kepada semua teman yang anaknya diterima kuliah di PTN, saya ucapkan selamat. Diiringi doa agar kuliahnya lancar dan kelak putra dan putrinya dapat mewujudkan cita-cita mereka.

Di sisi lain, ada juga teman-teman yang kirim kabar ke saya bahwa anaknya tidak diterima kuliah di PTN. Padahal telah mencoba beberapa kali. Tetap gagal.

Karena tidak diterima di PTN, akhirnya anak mereka memutuskan mendaftar di Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Ada yang sekali tes langsung diterima. Ada juga yang dua kali ujian baru diterima.

Jangan Kecil Hati
Kepada teman-teman yang anaknya diterima di PTS, saya sampaikan agar jangan kecil hati. Banyak PTS yang bagus. Bahkan ada Jurusan dan Fakultas di PTS yang kualitasnya sama dengan PTN.

Saya sampaikan bahwa keberhasilan seseorang tergantung perjuangan masing-masing. Ketekunannya saat kuliah turut menentukan hal itu. Sehingga kunci suksesnya ada pada anak mereka yang menjalani kuliahnya.

Tidak ada jaminan kuliah di PTN dan PTS bakal sukses dalam hidupnya. Banyak faktor yang menentukan keberhasilan tersebut. Semua tergantung pada anak mereka.

Alhamdulillah teman-teman itu baik anaknya yang diterima kuliah di PTN maupun di PTS, senang dengan semua yang saya sampaikan.

Mereka mengatakan akan meneruskan pesan saya kepada anaknya yang terkait dengan keberhasilan kuliah.

Semoga kuliah anak teman-teman itu lancar, sukses, dan mendapatkan nilai terbaik. Setelah itu mereka dapat mewujudkan cita-citanya. Aamiin ya robbal aalamiin…

Dari Bogor saya ucapkan selamat mensyukuri kebahagiaan sesama. Salam hormat buat keluarga.

Dr Aqua Dwipayana
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional

0 comment
3

Related Post

Leave a Comment