Home Berita Tel-U Serahkan Pemanfaatan 26 Mesin untuk IKM Kabupaten Bandung 

Tel-U Serahkan Pemanfaatan 26 Mesin untuk IKM Kabupaten Bandung 

by Slyika

BANDUNG – Telkom University melakukan penyerahan uji coba dan pemanfaatan mesin-mesin produksi otomatis guna meningkatkan kualitas produk industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Bandung, Sabtu (10/12/22).

Hal tersebut guna mendorong seluruh IKM dapat mengikuti perkembangan teknologi dengan memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan perekonomian daerah.

“Ada 6 enam IKM penerima manfaat dari alat-alat mesin yang tadi sudah kami distribusikan. Sebelumnya kami juga memberikan pembekalan literasi digital dan e-industry companion kepada puluhan IKM agar bisa memanfaatkan digitalisasi guna meningkatkan produk,” ujar Ketua Pelaksana Program Kedaireka 2022, Faisal Budiman, usai acara penyerahan pemanfaatan mesin-mesin produksi di Gedung Telkom University Landmark Tower (TULT). 

Keenam IKM penerima manfaat tersebut yakni: 1. IKM produksi gula semut Cipelah; 2. IKM produksi susu sapi dan pupuk organic Alamendah; 3. IKM produksi herbal jahe Pangalengan; 4. IKM produksi keripik kentang Pangalengan; 5. IKM produksi coklat Cimenyan; dan 6. IKM produksi kecimpring mini Margahayu Selatan.

Bantuan ini merupakan program Matching Fund Kedaireka 2022 kolaborasi Telkom University dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Faisal menambahkan, Telkom University dan Disperdagin Kab. Bandung bekerja sama dalam kegiatan ini melalui Program Kedaireka yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek. 

“Jadi, matching fund, bekerja sama saling memberikan kontribusi pendanaan untuk kegiatan ini, dan pada tahun 2022 kami khusus memfasilitasi proses digitalisasi IKM unggulan yang ada di Kabupaten Bandung,” ujar Faisal.

Faisal mengatakan, pembuatan mesin produksi dan teknologi IoT dilakukan oleh Tim Fakultas Rekayasa Industri (FRI) dan Fakultas Teknik Elektro (FTE).

Ada juga kegiatan digital marketing, pendampingan kemasan dan juga e-industry companion yang dikawal oleh Fakultas Komunikasi Bisnis (FKB) dan Fakultas Industri Kreatif (FIK).

Sebelum kegiatan tersebut dimulai atau penyaluran bantuan itu, lanjut Faisal, pihaknya melakukan survei ke beberapa IKM potensial yang disarankan oleh Disperdagin Kabupaten Bandung. (ono)

You may also like

Leave a Comment